Menu

Mode Gelap

Berita · 10 Des 2025 21:08 WIB

POSCO Kuasai Lahan Sawit di Indonesia Lebih dari Dua Kali Luas Singapura


 POSCO Kuasai Lahan Sawit di Indonesia Lebih dari Dua Kali Luas Singapura Perbesar

PROLOGMEDIA – Raksasa industri asal Korea Selatan, POSCO International Corporation — lewat anak usahanya AGPA Pte. Ltd. — telah melakukan langkah besar di Indonesia dengan mengakuisisi mayoritas saham PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO), tepatnya 65,721 persen saham dari Grup Sampoerna yang dikendalikan Twinwood Family Holdings Limited. Akuisisi ini melibatkan pembelian sebanyak 1,19 miliar lembar saham SGRO dengan harga Rp 7.903 per saham — total nilai transaksi mencapai Rp 9,44 triliun.

 

Dengan pembelian itu, POSCO resmi menjadi salah satu “raja sawit” baru di Indonesia — dan skala bisnisnya melonjak tajam. Total lahan kelapa sawit yang kini dikendalikan POSCO membengkak menjadi 150.000 hektare, setara dengan lebih dari dua kali luas wilayah negara Singapura (yang sekitar 780 km² atau 71.800 hektare).

 

Manajemen POSCO menyatakan bahwa akuisisi ini menambah 128.000 hektare perkebunan ke portofolionya — dan dengan demikian, POSCO kini memiliki basis agrikultur global seluas 150.000 hektare, termasuk lahan di Papua. Akuisisi SGRO sekaligus memungkinkan POSCO menguasai seluruh rantai produksi sawit dari hulu sampai hilir: mulai dari pengembangan benih, pengelolaan perkebunan, hingga produksi minyak sawit yang bisa digunakan sebagai bahan baku biofuel.

 

SGRO sendiri dikenal sebagai pemain besar dalam industri sawit di Indonesia — dengan konsentrasi kegiatan di Sumatera dan Kalimantan. Perusahaan ini tidak hanya menjalankan perkebunan inti dan plasma, tetapi juga mengelola unit usaha benih kelapa sawit dan lembaga riset, menjadikannya pemegang pangsa pasar benih kelapa sawit domestik terbesar kedua. Fakta penting: sebanyak sebagian besar kebun sawit yang diakuisisi sudah berada pada masa produktif — artinya, buah sawit siap panen dan bisa langsung menghasilkan keuntungan bagi POSCO.

Baca Juga:
Toyota dan Joby Bersatu: Taksi Terbang Impian Siap Mengudara!

 

POSCO — meskipun nama besarnya lebih dikenal di sektor baja — bukan pendatang baru di industri sawit Indonesia. Sejak 2011, mereka telah mulai mengembangkan perkebunan sawit di Papua, dan produksinya mulai berjalan secara komersial pada 2016. Saat ini, POSCO mengoperasikan tiga pabrik pengolahan kelapa sawit dengan kapasitas produksi tahunan mencapai 210.000 ton minyak sawit.

 

Menurut pihak POSCO, kelapa sawit merupakan investasi jangka panjang yang menjanjikan. Setelah tanam, pohon sawit bisa mulai berproduksi dalam 3–4 tahun, dan masa produktifnya bisa berlangsung lebih dari dua dekade. Ini menjadikan bisnis sawit menarik dari sisi imbal hasil, terutama jika dilakukan dalam skala besar dan dengan pengelolaan yang terpadu — dari benih sampai minyak sawit siap pakai.

 

Dengan demikian, akuisisi SGRO oleh POSCO bukan sekadar pergantian kepemilikan saham: ini adalah transformasi besar dalam struktur agribisnis sawit Indonesia. POSCO telah memperluas basis lahannya secara signifikan — merangkul banyak kebun produktif — dan merebut posisi strategis dalam rantai nilai sawit, dari hulu ke hilir.

 

Baca Juga:
Limbah Sawit Jadi Berkah? Dosen ITB Temukan Cara Ubah Jadi Air Bersih & Biofuel!

Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan global, dengan modal kuat dan strategi komprehensif, berpotensi mengokohkan dominasi mereka dalam industri sawit Indonesia — dan membuka babak baru dalam dinamika agribisnis nasional.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringatan HAB Kemenag ke-80 di Serang, Bupati Soroti Tantangan Moral dan Era AI

3 Januari 2026 - 21:23 WIB

Polemik UMSK Jawa Barat Memanas, Zuli Zulkipli Singgung Transparansi Serikat Buruh

3 Januari 2026 - 19:10 WIB

Polri Pastikan Sekolah di Aceh Utara Siap Digunakan Pascabanjir

3 Januari 2026 - 19:00 WIB

Terungkap, Motif Utang Rp1,4 Juta Picu Pembunuhan Sadis di Jambe

3 Januari 2026 - 18:56 WIB

Kisruh Keuangan dan Dugaan Korupsi, Pemprov Banten Bersih-Bersih ABM

3 Januari 2026 - 18:48 WIB

Permukiman hingga Kawasan Industri Cilegon Dikepung Banjir

2 Januari 2026 - 23:08 WIB

Trending di Berita