Menu

Mode Gelap

Berita · 30 Nov 2025 02:26 WIB

Prabowo Sebut 44 Juta Warga Telah Terima Makan Bergizi Gratis dengan Lebih dari 2 Miliar Porsi Tersalurkan


 Prabowo Sebut 44 Juta Warga Telah Terima Makan Bergizi Gratis dengan Lebih dari 2 Miliar Porsi Tersalurkan Perbesar

PROLOGMEDIA – Presiden menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau sekitar 44 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia — meliputi anak-anak, ibu hamil, balita, dan siswa sekolah. Dari program tersebut, pihak penyelenggara mengklaim telah memproduksi lebih dari dua miliar porsi makanan yang telah disalurkan kepada penerima manfaat.

 

Menurut Presiden, jumlah porsi makanan ini jauh melampaui proyeksi awal yang ditargetkan sebesar 1,8 miliar porsi. “Tiap hari sudah menerima makan — sudah dua miliar meals, dua miliar makanan sudah kita produksi dan sampaikan ke penerima manfaat,” ujarnya, menyebut pencapaian itu sebagai prestasi yang membanggakan.

 

Dalam sambutannya pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 (PTBI) di Jakarta, Presiden menegaskan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kerja kolektif — atas dukungan dari jajaran kabinet, serta koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga pelaksana MBG.

 

Sejak resmi digulirkan pada awal 2025, MBG telah berupaya menjangkau kelompok paling rentan: ibu hamil, anak usia dini, balita, dan pelajar — sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan gizi nasional.

Baca Juga:
Transformasi Hijau Ketapang Mauk: Pesona Mangrove yang Menjaga Alam dan Menghidupkan Masyarakat

 

Meski demikian, di masa-masa awal pelaksanaan, program ini sempat menuai kritik. Sebagian sekolah dan keluarga mengaku belum mendapatkan distribusi makanan MBG, menunjukkan tantangan dalam menjangkau Indonesia yang luas dan beragam. Pemerintah pun mengakui perlunya percepatan dan fleksibilitas dalam pelaksanaan agar target cakupan bisa ditepati.

 

Selain itu, presiden sempat mengingatkan bahwa kualitas pelaksanaan — seperti kebersihan dapur, bahan makanan bersih, pengolahan yang higienis — menjadi perhatian utama supaya distribusi makanan benar-benar aman dan layak bagi penerima manfaat, terutama anak-anak dan ibu hamil.

 

Keberhasilan yang diukur dari angka — 44 juta penerima dan dua miliar porsi makanan — diakui sebagai pencapaian besar dan cepat untuk ukuran program nasional, khususnya di negara dengan geografi dan tantangan logistik seperti Indonesia. Pemerintah berharap bahwa program ini bisa benar-benar membantu memperbaiki status gizi masyarakat, terutama di kalangan rentan, sekaligus menjadi instrumen penting dalam upaya pengentasan malnutrisi dan ketahanan pangan.

 

Baca Juga:
Misteri Tengkorak di Katedral Wina: Pengakuan Turis Setelah 60 Tahun

Namun demikian, kesadaran bahwa “target besar” tidak boleh meminggirkan aspek pelaksanaan terus digaungkan — penyaluran yang merata, pemenuhan standar kebersihan, dan pengawasan ketat dianggap menjadi kunci agar MBG tidak hanya menjadi angka, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat di seluruh pelosok tanah air.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

China Pecahkan Rekor Dunia: Penerbangan Komersial Terlama Selama 29 Jam dari Shanghai ke Buenos Aires

9 Desember 2025 - 22:49 WIB

ASN Pemkab Serang Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Posko Siaga

9 Desember 2025 - 22:36 WIB

Ratusan Dapur MBG di Sumatra Hilang Kontak, Krisis Gizi Mengancam Pengungsi

9 Desember 2025 - 22:17 WIB

Pemprov Banten Raih Juara 1 FORPAK API, Bukti Komitmen Tegakkan Integritas

9 Desember 2025 - 22:09 WIB

Gunung Anak Krakatau Naik ke Level II, Warga di Sekitar Diminta Waspada

9 Desember 2025 - 22:07 WIB

Akses Terputus, Warga Tiga Desa di Pandeglang Terdampak Jembatan Ambruk

9 Desember 2025 - 21:53 WIB

Trending di Berita