Menu

Mode Gelap

Berita · 15 Nov 2025 17:09 WIB

Presiden China & Belanda Rebutan Bertemu Prabowo di KTT G20 Afsel! Apa yang Dibahas?


 Presiden China & Belanda Rebutan Bertemu Prabowo di KTT G20 Afsel! Apa yang Dibahas? Perbesar

JAKARTA – Panggung diplomasi global kembali menjadi ajang penting bagi Indonesia, dengan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Afrika Selatan pada tanggal 22-23 November mendatang. Namun, di balik agenda utama KTT, terungkap sebuah dinamika menarik: sejumlah kepala negara, termasuk Presiden China dan Belanda, menyampaikan keinginan untuk bertemu secara bilateral dengan Presiden Prabowo di sela-sela acara tersebut.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengonfirmasi bahwa permintaan pertemuan bilateral ini menjadi bukti nyata betapa pentingnya peran Indonesia dalam percaturan ekonomi dan politik dunia. Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi, Edi Prio Pambudi, menjelaskan bahwa permintaan pertemuan bilateral ini sedang dipertimbangkan dengan seksama.

“Kita juga menerima permintaan pertemuan secara bilateral dari kepala negara lain dengan Pak Presiden Prabowo, dan juga kita upayakan akan bertemu bilateral dengan beberapa negara yang menjadi mitra dan penting untuk kita lanjutkan kerjasama dengan mereka,” ujar Edi dalam sebuah konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (14/11).

Permintaan pertemuan bilateral dari Presiden China dan Belanda ini mengindikasikan adanya kepentingan strategis yang ingin dibahas oleh kedua negara dengan Indonesia. China, sebagai kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia, tentu memiliki kepentingan untuk memperkuat kerjasama ekonomi dengan Indonesia, terutama dalam bidang investasi dan perdagangan.

Sementara itu, Belanda, sebagai negara Eropa yang memiliki sejarah panjang dengan Indonesia, juga ingin menjalin kembali hubungan yang lebih erat, terutama dalam bidang ekonomi dan pembangunan.

Namun, kepastian terlaksananya pertemuan bilateral ini masih akan disesuaikan dengan agenda padat Presiden Prabowo selama KTT G20. Kemenko Perekonomian akan berupaya untuk menyelaraskan jadwal pertemuan bilateral ini dengan agenda utama KTT, sehingga Presiden Prabowo dapat memanfaatkan waktu seefisien mungkin untuk kepentingan nasional.

“Kita nanti akan melihat agenda dari Bapak Presiden, tentu bukan kita yang tentukan tapi bagaimana agenda itu bisa diselaraskan dengan jadwal Bapak Presiden,” kata Edi, menekankan bahwa prioritas utama adalah agenda KTT G20.

Selain agenda pertemuan bilateral, KTT G20 di Afrika Selatan juga akan membahas berbagai isu penting yang menjadi perhatian global, termasuk penanganan bencana, keberlanjutan utang bagi negara-negara berpenghasilan rendah, dan transisi energi yang adil. Indonesia, sebagai salah satu negara yang memiliki pengalaman dalam menghadapi bencana alam, akan aktif berkontribusi dalam pembahasan mengenai penanganan bencana.

Edi menjelaskan bahwa dalam leaders declaration KTT G20 Afrika Selatan, yang saat ini masih dalam proses konsensus, sudah ada 82 paragraf yang memuat 12 bagian utama. Tiga bagian di antaranya membahas mengenai disaster atau bencana, di mana Indonesia ikut memasukkan beberapa poin penting.

Namun, pembahasan mengenai debt sustainability for low-income countries masih menemui perdebatan yang cukup alot. Negara-negara maju dan negara-negara berkembang memiliki pandangan yang berbeda mengenai bagaimana cara mengatasi masalah utang yang dihadapi oleh negara-negara berpenghasilan rendah.

Selain itu, isu mengenai just energy transition juga masih sangat sulit untuk disepakati. Negara-negara maju mendesak negara-negara berkembang untuk segera beralih ke energi terbarukan, namun negara-negara berkembang berpendapat bahwa transisi energi harus dilakukan secara bertahap dan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan sosial masing-masing negara.

Afrika Selatan, sebagai ketua G20 tahun ini, berupaya untuk memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memajukan prioritas Global South, termasuk mengatasi ancaman perubahan iklim. Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, telah mengundang Presiden Prabowo untuk menghadiri KTT G20 di negaranya.

Baca Juga:
Cara Praktis Melunakkan Daging Tanpa Presto, Empuk Lebih Cepat Pakai Bahan Dapur Sederhana

“Kami sangat menghargai peran serta Indonesia. Kami senang Yang Mulia akan hadir dalam KTT Pemimpin G-20 di Johannesburg bulan depan,” ujar Cyril dalam pertemuan bilateral yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/10) lalu.

Cyril mengatakan bahwa kehadiran Indonesia di KTT G-20 sangat penting lantaran Indonesia merupakan mitra strategis bagi negara-negara di Afrika. Indonesia, kata dia, dapat meningkatkan dan memajukan hubungan perdagangan sampai investasi dengan negara-negara Selatan.

KTT G20 di Afrika Selatan ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan perannya sebagai pemimpin di kawasan Asia Tenggara dan sebagai mitra strategis bagi negara-negara berkembang di seluruh dunia. Kehadiran Presiden Prabowo di KTT ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembahasan isu-isu global dan memperkuat kerjasama ekonomi dan politik antara Indonesia dengan negara-negara lain.

Permintaan pertemuan bilateral dari Presiden China dan Belanda ini juga menjadi bukti bahwa Indonesia semakin diperhitungkan dalam percaturan politik dan ekonomi global. Negara-negara lain menyadari bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi yang dominan di kawasan Asia Tenggara.

Oleh karena itu, Indonesia harus memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisinya di dunia internasional dan memperjuangkan kepentingan nasional. Indonesia harus aktif dalam forum-forum internasional dan berperan sebagai jembatan antara negara-negara maju dan negara-negara berkembang.

Selain itu, Indonesia juga harus terus berupaya untuk meningkatkan daya saing ekonominya dan menarik investasi asing. Indonesia harus menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan kepastian hukum bagi para investor.

Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi negara yang makmur dan sejahtera, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dan kemajuan dunia. KTT G20 di Afrika Selatan ini menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap untuk menjadi pemimpin global.

Pemerintah Indonesia berharap bahwa KTT G20 di Afrika Selatan ini dapat menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang bermanfaat bagi seluruh negara anggota, terutama dalam mengatasi masalah-masalah global seperti perubahan iklim, kemiskinan, dan ketidaksetaraan.

Indonesia juga berharap bahwa KTT ini dapat mempererat hubungan persahabatan dan kerjasama antara negara-negara anggota G20. Dengan kerjasama yang solid, diharapkan dapat tercipta dunia yang lebih damai, adil, dan sejahtera.

KTT G20 di Afrika Selatan ini akan menjadi salah satu agenda penting bagi Presiden Prabowo Subianto di awal masa jabatannya. Kehadiran Presiden Prabowo di KTT ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi citra Indonesia di mata dunia dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang berpengaruh di kawasan Asia Tenggara.

Masyarakat Indonesia juga berharap bahwa KTT G20 di Afrika Selatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi pembangunan ekonomi Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta Indonesia yang maju, adil, dan makmur.

KTT G20 di Afrika Selatan ini merupakan momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap untuk menjadi pemimpin global. Mari kita dukung Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala negara dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

Baca Juga:
Bisnis Laundry Anti Bangkrut? Ini Prediksi Tren dan Strategi Jitu di 2026

Dengan semangat persatuan dan kerjasama, kita pasti bisa mencapai tujuan kita bersama. Indonesia bisa! Indonesia maju!

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Wakili Bupati, Kadis Sosial Resmikan Temu Karya Daerah Karang Taruna Way Kanan Tahun 2026

26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Peringatan HAB Kemenag ke-80 di Serang, Bupati Soroti Tantangan Moral dan Era AI

3 Januari 2026 - 21:23 WIB

Trending di Berita