PROLOGMEDIA – Pemerintah Provinsi Banten kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di kancah nasional. Program unggulan daerah yang telah banyak memberikan manfaat bagi warga, yakni Sekolah Gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKh Swasta, berhasil masuk sebagai finalis dalam ajang bergengsi Anugerah RRI Awards 2025 untuk kategori Konten Pendidikan Terfavorit. Prestasi ini diumumkan melalui Press Release No. 481/1319-RLS.ADPIM/2025 yang dikeluarkan oleh Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten, Arif Agus Rakhman, pada hari Kamis (20/11/2025).
Penghargaan sebagai finalis diserahkan dalam malam penganugerahan yang penuh kemegahan, yang berlangsung di Auditorium Abdulrahman Saleh, Jakarta, pada hari yang sama. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Provinsi Banten, Beni Ismail, hadir secara langsung untuk menerima penghargaan tersebut, mewakili komitmen penuh Pemerintah Provinsi Banten dalam menjalankan program pendidikan yang inklusif dan mempromosikannya melalui media yang efektif.
Konten yang membawa Banten meraih posisi bergengsi ini bertajuk “Gubernur Luncurkan Sekolah Gratis, SMA, SMK dan SKh Swasta”. Materi publikasi ini dinilai oleh dewan juri memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan literasi informasi publik tentang akses pendidikan di daerah. Program ini bersaing ketat dengan dua finalis lainnya yang juga memiliki konten berkualitas tinggi: Kabupaten Berau dengan program beasiswa dan Kabupaten Cianjur dengan konten yang berfokus pada pendidikan karakter. Keberhasilan Banten masuk sebagai finalis menunjukkan bahwa upaya daerah dalam mengemas dan menyebarkan informasi tentang program pendidikan unggulannya telah diterima dengan baik oleh publik dan para ahli.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, yang turut hadir dalam acara penganugerahan, menyampaikan apresiasi yang hangat terhadap kreativitas pemerintah daerah di seluruh Indonesia dalam mengemas informasi program publik. Menurutnya, karya-karya para finalis di Anugerah RRI Awards 2025 menunjukkan relevansi tinggi terhadap kebutuhan masyarakat yang selalu mencari informasi yang akurat, bermanfaat, dan inspiratif.
“Ragam konten yang masuk sebagai finalis tahun ini mencerminkan upaya nyata daerah dalam menghadirkan informasi yang inspiratif dan bermanfaat. Para finalis telah berbuat nyata untuk melakukan program demi kepentingan masyarakat,” ujar Meutya, menekankan bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program publik.
Senada dengan Menkomdigi, Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI, Hendrasmo, menjelaskan bahwa Anugerah RRI Awards 2025 merupakan inisiatif perdana yang dirancang untuk memperkuat ekosistem informasi publik di Indonesia. Ajang ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada yang berprestasi, tetapi juga untuk mendorong pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik. “Ajang ini bertujuan untuk memperkuat layanan informasi publik yang akurat, berkualitas, edukatif, informatif, dan menghibur melalui portal RRI.co.id,” tutur Hendrasmo, menambahkan bahwa RRI sebagai lembaga penyiaran publik berkomitmen untuk menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
Baca Juga:
NTT: Lumbung Energi Surya Indonesia yang Diakui Dunia
Acara penganugerahan Anugerah RRI Awards 2025 dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah dari 16 wilayah di Indonesia yang lolos sebagai finalis dalam sembilan kategori berbeda. Kategori-kategori tersebut mencakup berbagai aspek informasi publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan. Kehadiran perwakilan dari berbagai daerah menunjukkan bahwa upaya untuk meningkatkan kualitas informasi publik telah menjadi perhatian bersama di seluruh negeri.
Untuk Banten, keberadaan di panggung nasional ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun komunikasi yang transparan serta menyediakan akses pendidikan yang inklusif bagi semua warganya. Program Sekolah Gratis SMA, SMK, dan SKh Swasta yang menjadi basis konten finalis ini sendiri telah memberikan manfaat besar bagi ribuan siswa di Banten. Sebelum program ini ada, banyak siswa yang kesulitan membayar biaya sekolah swasta, sehingga terpaksa menghentikan pendidikan atau pindah ke sekolah negeri yang mungkin jauh dari rumah. Dengan adanya program ini, siswa diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah swasta yang lebih dekat atau memiliki kualitas yang diinginkan, tanpa harus khawatir tentang biaya.
Selain memberikan akses pendidikan yang lebih luas, program ini juga memberikan dampak positif pada perekonomian keluarga warga. Biaya sekolah yang dibiayai oleh pemerintah membuat keluarga bisa mengalokasikan uang untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak, seperti makanan, kesehatan, atau investasi lain. Hal ini secara tidak langsung membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Banten.
Kepala Diskominfo Beni Ismail menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan ini. Menurutnya, prestasi ini tidak hanya milik Pemerintah Provinsi Banten, tetapi juga milik seluruh warga Banten yang telah mendukung program Sekolah Gratis.
“Kami sangat senang dan bersyukur bisa masuk sebagai finalis. Ini bukti bahwa upaya kami dalam menjalankan program pendidikan dan mempromosikannya melalui media yang tepat telah memberikan dampak yang nyata,” ujarnya.
Baca Juga:
Gatal Akibat Kutu Kucing? Kenali Gejala dan Cara Ampuh Mengatasinya!
Ke depannya, Pemerintah Provinsi Banten berjanji akan terus mengembangkan program Sekolah Gratis dan memastikan bahwa informasi tentang program ini dapat diakses oleh lebih banyak warga. Selain itu, mereka juga akan terus berusaha untuk menciptakan konten informasi publik yang lebih berkualitas, sehingga bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan meraih prestasi lebih besar di kancah nasional bahkan internasional.









