SERANG -;Di tengah dinginnya dini hari, musibah kebakaran menimpa Siti Rohmah (46), seorang warga Kampung Jati Gede, Desa Cakung, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang. Rumah yang menjadi tempat berlindung dan bernaung bersama keluarganya ludes dilalap si jago merah, meninggalkan duka mendalam bagi Siti dan orang-orang terdekatnya. Namun, di balik musibah ini, hadir secercah harapan dan uluran tangan kasih dari berbagai pihak, termasuk dari jajaran kepolisian Resor Serang.
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, bergerak cepat merespons kejadian tersebut dengan melaksanakan kegiatan Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian (PECAK).
Bukan hanya sekadar meninjau lokasi kejadian, Kapolres Serang hadir langsung menemui Siti Rohmah dan memberikan dukungan moril serta bantuan материально. Kehadiran Kapolres Serang di tengah-tengah masyarakat yang sedang berduka ini menjadi simbol kepedulian dan kedekatan polisi dengan rakyat.
Dalam kegiatan PECAK tersebut, Kapolres Serang menyerahkan sejumlah bantuan yang sangat dibutuhkan oleh Siti Rohmah dan keluarganya. Bantuan tersebut berupa santunan uang tunai yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, empat karung beras sebagai sumber makanan pokok, lima dus mie instan yang praktis dan mudah disajikan, tiga tray telur ayam sebagai sumber protein, serta satu dus minyak goreng untuk keperluan memasak.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup Siti Rohmah dan keluarga pascakebakaran, serta memberikan semangat untuk bangkit kembali.
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, menyampaikan bahwa kegiatan PECAK ini merupakan wujud nyata kepedulian Polres Serang terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Ia juga ingin memastikan bahwa kondisi korban dalam keadaan baik dan mendapatkan perhatian yang layak.
Kehadiran polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom dan pelindung masyarakat yang selalu siap membantu di saat dibutuhkan.
“Kami hadir untuk memberikan semangat dan memastikan bahwa korban tidak sendirian menghadapi musibah ini,” ujar Kapolres Serang dengan nada penuh kepedulian, didampingi oleh Kapolsek Carenang, AKP Desma Priatna, dan Kasatintelkam, Iptu Saeful Sani.
Kehadiran para pejabat kepolisian ini semakin menegaskan komitmen Polres Serang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kapolres Serang menambahkan bahwa polisi ingin masyarakat merasakan kehadiran mereka di setiap situasi, baik dalam suka maupun duka. Polisi tidak hanya hadir untuk menindak penjahat, tetapi juga untuk memberikan pertolongan dan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman, serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Baca Juga:
Harga Minyak Kembali Anjlok: Stok AS Naik, OPEC Pesimis?
Siti Rohmah, korban kebakaran, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan terima kasihnya atas kepedulian Kapolres Serang beserta jajaran yang telah datang langsung memberikan bantuan. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapat perhatian dan dukungan moril sebesar ini dari pihak kepolisian.
Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi dirinya dan keluarganya, serta memberikan harapan baru untuk menata kembali kehidupan yang telah porak poranda akibat kebakaran.
“Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres dan jajarannya, bantuan ini sangat berarti untuk kami sekeluarga,” ucap Siti Rohmah dengan mata berkaca-kaca.
Air mata haru bercampur dengan rasa syukur terpancar dari wajahnya, menggambarkan betapa besar arti bantuan dan dukungan yang diterimanya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, peristiwa kebakaran terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Saat kejadian, Siti Rohmah tengah tertidur lelap ketika tiba-tiba mendengar suara letupan dari arah kamar belakang.
Setelah terbangun, ia melihat api mulai membesar dan segera membangunkan Karmila (22), saksi sekaligus anggota keluarga yang tinggal bersamanya.
Mengetahui rumahnya terbakar, Siti Rohmah bersama Karmila segera keluar dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga pun berbondong-bondong membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Upaya keras dilakukan, namun api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB setelah menghanguskan hampir seluruh bagian rumah.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi ditaksir mencapai 150 juta rupiah. Sejumlah barang berharga milik korban hangus terbakar, termasuk perabotan rumah tangga, pakaian, dan dokumen-dokumen penting. Saat ini, korban sementara menumpang di rumah kerabat sambil menunggu upaya perbaikan rumah dilakukan.
Kapolres Serang mengapresiasi kepedulian warga yang cepat tanggap membantu proses pemadaman api sebelum petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi. Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim penghujan disertai cuaca ekstrem seperti sekarang ini.
“Kami mengingatkan agar masyarakat selalu memastikan instalasi listrik dalam keadaan aman dan tidak meninggalkan sumber api menyala saat tidur. Kewaspadaan kecil bisa mencegah bencana besar,” pesan Kapolres Serang.
Baca Juga:
Cara Efektif Mengeringkan Pakaian di Rumah Saat Musim Hujan Tanpa Sinar Matahari
Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mewaspadai potensi bahaya kebakaran.









