Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 24 Nov 2025 00:23 WIB

Salmon vs Ayam: Mana Sumber Protein yang Lebih Baik untuk Kesehatan?


 Salmon vs Ayam: Mana Sumber Protein yang Lebih Baik untuk Kesehatan? Perbesar

PROLOGMEDIA – Dalam perdebatan mengenai mana yang lebih sehat antara salmon dan ayam sebagai sumber protein, para ahli gizi menjelaskan bahwa keduanya memiliki keunggulan masing-masing yang sangat bergantung pada kebutuhan tubuh dan gaya hidup seseorang. Protein sendiri adalah komponen penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, mendukung fungsi metabolisme, serta menjaga kesehatan secara keseluruhan. Namun, banyak orang bertanya-tanya: apakah salmon lebih unggul dibandingkan ayam, atau sebaliknya?

 

Salmon dikenal sebagai sumber protein tinggi yang dilengkapi dengan lemak sehat, terutama asam lemak omega-3. Lemak sehat ini sangat penting untuk mendukung kesehatan jantung, fungsi otak, hingga membantu mengurangi peradangan di dalam tubuh. Tidak banyak makanan hewani lain yang memiliki kandungan omega-3 setinggi salmon. Selain itu, salmon juga kaya akan vitamin D, vitamin B12, selenium, serta antioksidan astaxanthin yang memberikan warna merah muda pada dagingnya. Kandungan ini menjadikan salmon bukan hanya sumber protein, tetapi juga makanan yang memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan jangka panjang.

 

Dalam porsi sekitar 85 gram salmon matang, terdapat sekitar 20 hingga 22 gram protein. Jumlah ini cukup untuk memenuhi sebagian kebutuhan protein harian seseorang. Meskipun kandungan lemaknya lebih tinggi daripada ayam, jenis lemak dalam salmon sebagian besar adalah lemak sehat yang justru bermanfaat bagi tubuh.

 

Ayam, terutama bagian dada tanpa kulit, juga tidak kalah populer sebagai sumber protein. Dalam porsi yang sama, dada ayam menyediakan sekitar 26 gram protein dengan kadar lemak yang sangat rendah, bahkan kurang dari 3 gram. Kalorinya pun relatif rendah, membuat ayam menjadi pilihan ideal bagi mereka yang ingin meningkatkan jumlah protein tanpa menambah banyak lemak dalam diet. Pada banyak program penurunan berat badan atau pembentukan massa otot, ayam sering dijadikan menu utama karena efisien, fleksibel, dan mudah diolah.

 

Dari sisi mikronutrien, ayam memiliki kandungan niasin, vitamin B6, fosfor, dan selenium yang mendukung metabolisme energi, kesehatan tulang, serta sistem kekebalan tubuh. Meskipun tidak memiliki omega-3 sebanyak salmon, kandungan nutrisi ayam tetap sangat bermanfaat dalam mendukung fungsi tubuh sehari-hari.

 

Memilih mana yang lebih sehat sebenarnya kembali pada tujuan masing-masing. Jika seseorang ingin fokus pada kesehatan jantung, menurunkan peradangan, atau menjaga fungsi otak, salmon bisa menjadi pilihan terbaik. Konsumsi salmon beberapa kali dalam seminggu mampu memberikan asupan omega-3 yang mencukupi. Tetapi bagi mereka yang ingin meningkatkan massa otot, menjaga asupan kalori tetap rendah, atau mencari sumber protein yang mudah ditemukan dan terjangkau, ayam akan lebih sesuai.

 

Baca Juga:
Lima Cara Kreatif Mengolah Jahe Merah dalam Hidangan Indonesia

Selain manfaat nutrisi, terdapat juga aspek praktis yang perlu dipertimbangkan. Ayam lebih mudah ditemukan, lebih murah, serta lebih fleksibel dalam pengolahan. Banyak orang menggunakan ayam untuk persiapan makanan mingguan karena mudah dibumbui, cepat dimasak, dan awet disimpan. Salmon memang bisa diolah dengan berbagai cara seperti dipanggang, dikukus, atau ditumis, namun umumnya harganya lebih tinggi sehingga tidak menjadi konsumsi harian bagi sebagian besar orang.

 

Walaupun begitu, para ahli gizi tetap menyarankan untuk tidak mengandalkan satu jenis sumber protein saja. Mengombinasikan ayam, salmon, dan sumber protein lainnya akan memberi tubuh nutrisi yang lebih lengkap. Salmon menyediakan omega-3 dan antioksidan, sedangkan ayam memberikan protein tinggi dengan kalori rendah dan vitamin B. Variasi protein memastikan tubuh memperoleh asam amino esensial dan mikronutrien yang saling melengkapi.

 

Cara memasak kedua bahan ini juga berpengaruh besar terhadap nilai gizi. Menggoreng salmon atau ayam dengan banyak minyak dapat meningkatkan jumlah lemak tidak sehat, sehingga pilihan metode memasak yang lebih baik adalah memanggang, mengukus, atau menumis ringan. Menghindari penggunaan saus tinggi gula atau garam juga membantu menjaga manfaat nutrisi tetap optimal.

 

Dalam konteks gaya hidup aktif dan kebutuhan protein harian, ayam sering menjadi pilihan utama karena mudah diatur porsinya dan memiliki rasio protein terhadap kalori yang tinggi. Namun, mereka yang ingin meningkatkan kualitas kesehatan jangka panjang tetap disarankan untuk memasukkan salmon secara rutin demi manfaat omega-3 yang tidak bisa diperoleh dari ayam.

 

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa omega-3 dari ikan seperti salmon dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, meningkatkan fungsi otak, bahkan meningkatkan kualitas tidur. Sementara itu, ayam tetap menjadi bahan makanan yang sangat serbaguna dan cocok untuk berbagai jenis diet, terutama untuk pembentukan otot atau penurunan berat badan.

 

Pada akhirnya, tidak ada jawaban pasti mengenai mana yang lebih sehat antara salmon dan ayam. Keduanya memiliki keunggulan berbeda yang dapat memenuhi kebutuhan gizi dari berbagai sudut. Salmon unggul dari sisi lemak sehat dan manfaat jangka panjang, sementara ayam menjadi pilihan praktis dan rendah kalori untuk memenuhi kebutuhan protein harian.

 

Baca Juga:
Sido Luhur Jadi Percontohan Desa Bersinar: BNN dan Kemendes PDT Bersatu Lawan Narkoba dari Desa

Pilihan terbaik adalah menyesuaikan dengan kondisi tubuh, tujuan kesehatan, anggaran, dan pola makan masing-masing. Mengonsumsi keduanya secara bergantian dapat memberikan variasi rasa, melengkapi kebutuhan nutrisi, dan membantu menjaga pola makan tetap seimbang. Dengan begitu, tubuh mendapatkan manfaat maksimal dari kedua sumber protein ini tanpa harus terpak  pada satu pilihan saja.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respons Cepat Pemkab Serang, Sartini Warga Petir Dapat Bantuan dan Penanganan Medis

27 Januari 2026 - 12:15 WIB

Latihan Beban Bukan Sekadar Otot: Rahasia Tubuh Sehat dan Kuat bagi Wanita

2 Januari 2026 - 17:41 WIB

Deretan Makanan Kaya Vitamin B12 yang Penting untuk Energi, Saraf, dan Kesehatan Tubuh

1 Januari 2026 - 01:35 WIB

6 Latihan Upper Body Efektif untuk Membentuk Tubuh Kuat dan Proporsional

1 Januari 2026 - 01:26 WIB

Gaya Makan Sehat Milenial: Tren, Tips, dan Langkah Awal Menuju Hidup Lebih Fit

26 Desember 2025 - 19:55 WIB

8 Jenis Karbohidrat Tinggi Kalori yang Sebaiknya Dihindari Saat Diet

26 Desember 2025 - 19:32 WIB

Trending di Kesehatan