Menu

Mode Gelap

Berita · 3 Des 2025 14:31 WIB

Wagub Dimyati Tegaskan Lebak Jadi Prioritas Pembangunan: Infrastruktur, Ekonomi, dan IPM Digenjot


 Wagub Dimyati Tegaskan Lebak Jadi Prioritas Pembangunan: Infrastruktur, Ekonomi, dan IPM Digenjot Perbesar

PROLOGMEDIA – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa Kabupaten Lebak akan menjadi salah satu lokus prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Banten dalam periode mendatang. Penegasan ini bukan tanpa alasan. Selain memiliki wilayah terluas di Provinsi Banten—mencakup hampir sepertiga luas provinsi—Lebak juga menyimpan kekayaan sumber daya alam yang besar, potensi ekonomi daerah yang masih terbuka lebar, serta jejaring sosial-budaya yang kuat sebagai modal pembangunan jangka panjang.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur sesaat setelah menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lebak dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-197 Kabupaten Lebak, Selasa (2/12/2025). Rapat yang berlangsung khidmat dan penuh suasana kebersamaan itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari, serta dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan.

 

Dalam sambutannya, Dimyati menegaskan bahwa arah pembangunan Provinsi Banten akan lebih menitikberatkan pada daerah perdesaan dan wilayah selatan yang selama ini menjadi penyangga ekologis sekaligus wilayah yang masih membutuhkan percepatan pembangunan.

 

> “Prioritas pembangunan Provinsi Banten itu Kabupaten Lebak, karena sumber daya alamnya kaya. Lebak harus melaju lebih cepat,” ujar Dimyati.

 

 

 

 

 

Fokus Percepatan Ekonomi dan Pemerataan Kesejahteraan

 

Dimyati menjelaskan bahwa kepemimpinan Gubernur Andra Soni bersama dirinya telah menyusun kebijakan pembangunan yang lebih merata dan menyentuh masyarakat di akar rumput. Ia menyebut dua kabupaten yang menjadi perhatian khusus dan harus mengalami lompatan pembangunan signifikan, yaitu Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

 

> “Dalam kepemimpinan Andra–Dimyati, dua daerah ini harus meningkat. Kita sekarang lebih condong ke daerah perdesaan. Kue pembangunan banyaknya di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, terutama Kabupaten Lebak,” tegasnya.

 

 

 

Pemprov Banten, lanjut Dimyati, telah mengarahkan sejumlah program prioritas untuk memperkuat infrastruktur dasar dan membuka akses ekonomi di Kabupaten Lebak. Salah satunya melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang sebagian besar dialokasikan untuk wilayah Lebak. Program ini menjadi strategi mempercepat konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan sentra ekonomi baru di perdesaan.

 

Selain itu, pembangunan Sekolah Rakyat juga diarahkan untuk memperluas akses pendidikan yang layak bagi masyarakat di wilayah pelosok. Upaya ini diyakini dapat berkontribusi besar terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Banten secara keseluruhan.

 

Dimyati menambahkan bahwa walaupun daerah lain seperti Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon sudah menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang pesat karena berada di jalur industri dan lintas strategis, pemerataan pembangunan tetap menjadi agenda utama pemerintah provinsi.

 

 

 

Mengupas Makna Filosofis Slogan “RUHAY” Lebak

 

Dalam momentum peringatan Hari Jadi Lebak ke-197 ini, Wakil Gubernur juga menyinggung slogan khas Kabupaten Lebak, RUHAY, yang menjadi identitas sekaligus semangat bersama pemerintah dan masyarakat.

 

Dimyati menguraikan makna filosofis dari setiap huruf dalam slogan tersebut:

 

R – Rukun

 

Baca Juga:
Satu Komando, Satu Tujuan: PWI Banten Tuntaskan Dualisme di Pandeglang dan Tangerang

Melambangkan pentingnya kebersamaan dan semangat gotong-royong dalam menjalankan pembangunan. Rukun dimaknai sebagai kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja selaras, saling mendukung, dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

 

U – Unggul

 

Mencerminkan cita-cita Lebak untuk tumbuh menjadi daerah yang maju dan kompetitif. Unggul bukan hanya pada penguatan inovasi dan birokrasi yang visioner, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang aktif, sehat, produktif, serta berpendidikan.

 

H – Hegar

 

Bermakna bersih, rapi, dan tertata. Nilai ini ingin memperlihatkan karakter Lebak sebagai daerah yang memiliki wajah perkotaan dan perdesaan yang asri dan teratur. Makna hegar juga melekat pada upaya mewujudkan birokrasi pemerintahan yang bersih serta bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

 

A – Aman

 

Sebuah kondisi yang ingin diwujudkan melalui ketaatan masyarakat terhadap aturan dan penegakan hukum yang tegas. Keamanan menjadi pondasi agar pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan.

 

Y – Yakin

 

Melambangkan keyakinan dan tekad kuat pemerintah maupun masyarakat bahwa Lebak dapat menjadi daerah yang jauh lebih maju dan sejahtera di masa mendatang.

 

Setelah menguraikan makna slogan tersebut, Dimyati menutup sambutannya dengan harapan agar Kabupaten Lebak terus melangkah maju.

 

> “Selamat Hari Jadi Kabupaten Lebak ke-197. Semoga Kabupaten Lebak Ruhay,” tutupnya.

 

 

 

 

 

Momen Refleksi dan Kolaborasi untuk Masa Depan Lebak

 

Di sisi lain, Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun ke-197 bukan hanya seremoni tahunan, melainkan momentum untuk melakukan evaluasi besar terhadap perjalanan pembangunan daerah. Menurutnya, usia 197 tahun adalah perjalanan panjang yang harus menjadi refleksi bagi seluruh unsur pemerintah, tokoh daerah, hingga masyarakat untuk terus melakukan perbaikan.

 

> “197 tahun bukan waktu yang sebentar. Kita harus membangun diri. Kita harus berkolaborasi, kuncinya silaturahmi,” ujar Hasbi.

 

 

 

Ia menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi agar program pembangunan berjalan harmonis. Evaluasi terhadap program yang belum optimal harus dilakukan secara berkala, sementara program yang sudah berjalan baik harus terus disempurnakan.

 

Baca Juga:
Sepatu Lari Impian 2025! 10 Pilihan Ringan & Nyaman: Tingkatkan Performa Larimu!

Menurut Hasbi, keberhasilan pembangunan Lebak tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga pada dukungan masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan seluruh pihak yang ingin melihat Lebak tumbuh sebagai daerah yang maju, sejahtera, dan memiliki daya saing.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

China Pecahkan Rekor Dunia: Penerbangan Komersial Terlama Selama 29 Jam dari Shanghai ke Buenos Aires

9 Desember 2025 - 22:49 WIB

ASN Pemkab Serang Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Posko Siaga

9 Desember 2025 - 22:36 WIB

Ratusan Dapur MBG di Sumatra Hilang Kontak, Krisis Gizi Mengancam Pengungsi

9 Desember 2025 - 22:17 WIB

Pemprov Banten Raih Juara 1 FORPAK API, Bukti Komitmen Tegakkan Integritas

9 Desember 2025 - 22:09 WIB

Gunung Anak Krakatau Naik ke Level II, Warga di Sekitar Diminta Waspada

9 Desember 2025 - 22:07 WIB

Akses Terputus, Warga Tiga Desa di Pandeglang Terdampak Jembatan Ambruk

9 Desember 2025 - 21:53 WIB

Trending di Berita