SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, baru-baru ini memberikan arahan penting kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang diadakan di Pendopo Gubernur, Andra Soni menekankan perlunya peningkatan responsivitas dan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Senin, (10/11/2025).
Dalam suasana yang penuh perhatian, Andra Soni menyampaikan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus lebih peka terhadap dinamika dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Banten.
Ia menyoroti bahwa kecepatan dan ketepatan dalam menanggapi isu-isu publik adalah kunci untuk membangun kepercayaan dan memastikan kesejahteraan masyarakat.
“Saya tadi menyampaikan kepada seluruh OPD bahwa kita harus responsif. Contohnya, keluhan masyarakat terkait dengan operasional truk-truk. Kita tidak melarang truk beroperasi, tetapi kita mengatur jadwal operasionalnya agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Andra Soni.
Gubernur juga mencontohkan bagaimana Badan Penghubung Pemprov Banten dengan sigap merespons kejadian yang melibatkan masyarakat Baduy di Jakarta. Tindakan cepat ini, menurutnya, adalah contoh konkret dari responsivitas yang diharapkan dari seluruh OPD.
“Kemarin ada kejadian dengan masyarakat Baduy di Jakarta, Badan Penghubung kita langsung merespons dan membantu. Ini yang diharapkan, seluruh OPD dapat merespons terhadap permasalahan di masyarakat,” tambahnya.
Selain menekankan responsivitas, Andra Soni juga meminta seluruh kepala OPD untuk memastikan bahwa program dan kegiatan yang telah direncanakan dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan target yang telah ditetapkan. Ia menekankan pentingnya laporan kemajuan yang terukur, sehingga setiap program dapat dievaluasi dan disesuaikan untuk mencapai hasil yang optimal.
“Alhamdulillah, program-program yang sudah direncanakan saat ini terus berprogres. Insya Allah, dengan kerja keras dan kolaborasi yang baik, kita bisa menyelesaikan semua yang sudah kita rencanakan,” kata Andra Soni dengan optimisme.
Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, yang turut hadir dalam Rapim tersebut, juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi dan sinergi antar OPD. Menurutnya, sinergi yang kuat antar berbagai elemen pemerintahan akan menghasilkan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Banten.
“Pertumbuhan ekonomi di Banten yang semakin membaik, termasuk juga peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), adalah bukti nyata dari hasil kerja kita semua. Ini harus kita pertahankan dan tingkatkan untuk lebih baik lagi,” ujar Achmad Dimyati Natakusumah.
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur juga menyoroti beberapa program unggulan Pemprov Banten yang telah memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program-program tersebut mencakup peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baca Juga:
Freeport Temukan Potensi 3 Miliar Ton Emas–Tembaga Baru di Papua, Buka Peluang Perpanjangan Umur Tambang
Peningkatan Infrastruktur
Pemprov Banten terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur di seluruh wilayah. Pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya menjadi prioritas utama untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Selain itu, perbaikan sistem irigasi juga terus dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Pendidikan Berkualitas
Di sektor pendidikan, Pemprov Banten berkomitmen untuk menyediakan akses pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Program-program seperti beasiswa, pelatihan guru, dan peningkatan fasilitas sekolah terus digalakkan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Banten.
Pelayanan Kesehatan yang Terjangkau
Pemprov Banten juga berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat. Pembangunan rumah sakit, puskesmas, dan peningkatan fasilitas kesehatan lainnya terus dilakukan untuk memastikan bahwa setiap warga Banten mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi salah satu fokus utama Pemprov Banten. Berbagai program pelatihan dan bantuan modal diberikan kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing dan mengembangkan usaha mereka. Selain itu, Pemprov Banten juga активно mempromosikan produk-produk lokal Banten agar dikenal di pasar nasional maupun internasional.
Dengan berbagai upaya dan program yang telah dilaksanakan, Pemprov Banten optimis dapat terus meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Gubernur Andra Soni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Banten yang lebih baik.
“Mari kita terus bekerja keras, berkolaborasi, dan bersinergi untuk mewujudkan Banten yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkas Andra Soni.
Baca Juga:
KLH Bersihkan Sungai Cipinang, Waduk Dukuh I Bakal Jadi Tempat Wisata?









