Menu

Mode Gelap

Wisata · 27 Nov 2025 18:43 WIB

Tol Serang–Panimbang: Akses Baru yang Mengerek Sport Tourism & Pariwisata Banten


 Tol Serang–Panimbang: Akses Baru yang Mengerek Sport Tourism & Pariwisata Banten Perbesar

PROLOGMEDIA – Pembangunan Tol Serang–Panimbang kini menjadi harapan besar bagi percepatan pariwisata di provinsi Banten — terutama untuk mendorong munculnya sport tourism dan menarik wisatawan ke kawasan selatan provinsi tersebut. Dengan infrastruktur yang semakin mantap, akses ke destinasi wisata utama diprediksi jauh lebih mudah, cepat, dan nyaman.

 

Tol Serang-Panimbang, sepanjang 83,67 kilometer, dibagi menjadi tiga seksi: Seksi 1 (Serang–Rangkasbitung), Seksi 2 (Rangkasbitung–Cileles), serta Seksi 3 (Cileles–Panimbang). Seksi 1 sudah dibuka sejak November 2021. Seksi 2 dan 3 kini tengah dikebut konstruksinya dan direncanakan tersambung penuh paling lambat 2027.

 

Setelah rampung, tol ini akan membuka akses cepat dari kawasan Jabodetabek ke kawasan Banten Tengah dan Selatan, memangkas waktu tempuh yang sebelumnya bisa 3–4 jam, menjadi 1–2 jam saja. Akses ini diharapkan sangat bermanfaat — tidak hanya bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik — tapi sangat penting bagi pengembangan wisata dan ekonomi lokal.

 

Potensi besar terletak pada kawasan Tanjung Lesung di selatan Banten — yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata — serta kawasan alam seperti Taman Nasional Ujung Kulon. Setelah tol rampung, destinasi seperti Tanjung Lesung akan jauh lebih mudah dijangkau, membuka peluang besar bagi wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya yang ingin melancong ke pantai, alam, dan wisata — sekaligus mendukung sport tourism.

Baca Juga:
Kontrakan Sunyi di Cileungsi Ternyata Jadi Pabrik Oplosan Gas Bersubsidi

 

Selain kemudahan akses, keberadaan tol ini akan menurunkan biaya logistik dan mendukung pengembangan ekonomi regional. Sebagai contoh, perusahaan material bangunan telah memasok semen secara besar-besaran untuk mendukung pembangunan tol ini, sehingga proyek bisa berjalan cepat dan menambah tenaga kerja di kawasan Banten bagian selatan.

 

Dengan infrastruktur yang membaik, kawasan selatan Banten bisa berkembang secara signifikan. Bagi pelaku wisata — resort, hotel, penyedia layanan wisata, UMKM lokal — tol ini menawarkan peluang besar: peningkatan kunjungan wisatawan, peningkatan akses ke lokasi wisata, serta pengembangan sport tourism seperti jalan santai, lari, trail run, dan kegiatan wisata olahraga lainnya yang bisa bersinergi dengan keindahan alam Banten selatan.

 

Dengan semua potensi ini, Tol Serang–Panimbang bukan sekadar proyek infrastruktur: ia bersiap menjadi motor transformasi — dari sudut pandang mobilitas, ekonomi, hingga pariwisata. Ketika konektivitas terwujud, Banten selatan berpeluang besar menjadi destinasi alternatif menarik, tidak hanya saat musim liburan, tapi secara berkelanjutan lewat sport tourism dan wisata alam terpadu.

 

Baca Juga:
Prabowo Sebut 44 Juta Warga Telah Terima Makan Bergizi Gratis dengan Lebih dari 2 Miliar Porsi Tersalurkan

Kalau kamu mau — saya bisa bantu prediksi rute dan waktu tempuh dari Jakarta ke destinasi-destinasi wisata di Banten setelah tol ini beroperasi penuh, plus estimasi penghematan biaya dan waktu. Mau saya siapkan?

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dorong Ekonomi Desa, Ratu Zakiyah Jadikan BUMDes Cibojong Model Pertanian Modern

12 Februari 2026 - 08:35 WIB

Suasana Berbeda di Palabuhanratu, Tahun Baru 2026 Tanpa Lautan Manusia

2 Januari 2026 - 10:29 WIB

7 Pulau Terindah di Asia 2025 yang Jadi Destinasi Impian Wisatawan Dunia

1 Januari 2026 - 01:38 WIB

Jelang Tahun Baru 2026, Bupati Serang dan Mendes PDT Tinjau Kesiapan Wisata Pantai Anyer–Cinangka

31 Desember 2025 - 20:10 WIB

Libur Nataru Aman, Polres Way Kanan Gelar Patroli di Objek Wisata

27 Desember 2025 - 12:16 WIB

Liburan Seru ke Pulau Dolphin: Paket Open Trip dari Pulau Harapan di Kepulauan Seribu

26 Desember 2025 - 19:59 WIB

Trending di Wisata