Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 14 Nov 2025 08:19 WIB

Air Rebusan Jagung: Dulu Dibuang, Kini Jadi Rahasia Sehat Alami


 Air Rebusan Jagung: Dulu Dibuang, Kini Jadi Rahasia Sehat Alami Perbesar

JAKARTA – Siapa sangka, air sisa rebusan jagung yang selama ini seringkali kita abaikan dan buang begitu saja, ternyata menyimpan segudang manfaat kesehatan yang luar biasa? Ya, air rebusan jagung, yang mungkin terlihat seperti limbah tak berguna, ternyata kaya akan nutrisi dan senyawa aktif yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara alami.

Selama ini, jagung memang dikenal sebagai makanan yang kaya akan nutrisi penting. Menurut Healthline, dalam setiap 100 gram jagung, terkandung sekitar 96 kalori, 73 persen air, 3,4 gram protein, 21 gram karbohidrat, 4,5 gram gula, 2,4 gram serat, dan 1,5 gram lemak.

Tak hanya itu, jagung juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang esensial bagi tubuh, seperti potasium, vitamin B3, B5, B6, dan B9. Jagung juga kaya akan senyawa antioksidan yang berperan penting dalam melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Namun, tahukah Anda bahwa sebagian besar nutrisi dan senyawa aktif tersebut larut ke dalam air saat jagung direbus? Inilah mengapa air rebusan jagung memiliki segudang manfaat kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.

Merangkum berbagai sumber terpercaya, berikut adalah 7 manfaat tak terduga air rebusan jagung yang akan membuat Anda berpikir dua kali sebelum membuangnya:

1. Menjaga Tulang Tetap Sehat dan Kuat: Air rebusan jagung mengandung mineral penting seperti fosfor, magnesium, dan kalsium, yang sangat penting untuk menjaga kepadatan dan kekuatan tulang. Selain itu, kandungan vitamin K dalam air rebusan jagung juga membantu penyerapan kalsium secara optimal, sehingga memperkuat struktur tulang dan mencegah osteoporosis.

2. Menjaga Kulit Tetap Sehat dan Bercahaya: Kandungan senyawa antioksidan dalam air rebusan jagung berperan penting dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet (UV) berlebih. Antioksidan ini membantu mencegah penuaan dini, mengurangi risiko kanker kulit, dan menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya.

3. Menjaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah: Jagung kaya akan serat, yang terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, yang merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Selain itu, kandungan asam folat pada air rebusan jagung juga terbukti dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dengan mengendalikan kadar homosistein, yaitu asam amino yang dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah.

4. Membantu Menurunkan Berat Badan: Bagi Anda yang sedang berjuang menurunkan berat badan, air rebusan jagung bisa menjadi teman setia. Kandungan serat yang tinggi pada jagung dapat membantu mengurangi penyerapan kalori dan lemak dari makanan, sehingga membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan mengendalikan nafsu makan. Selain itu, kandungan lutein dan zeaxanthin pada air rebusan jagung juga dapat mengurangi penimbunan lemak pada tubuh, terutama di area perut.

5. Mencegah Diabetes dan Mengontrol Gula Darah: Kandungan serat pada jagung juga berperan penting dalam mengontrol kadar gula darah. Serat bekerja dengan memperlambat penyerapan glukosa ke dalam darah, sehingga mencegah lonjakan gula darah setelah makan. Hal ini sangat bermanfaat bagi penderita diabetes atau orang yang berisiko tinggi terkena diabetes.

Baca Juga:
Surga Tercoreng? Heboh “Getok Harga” di Labuan Bajo Ancam Citra Pariwisata NTT

6. Menjaga Kesehatan Mata dan Mencegah Katarak: Manfaat kesehatan mata dari air rebusan jagung didapat dari senyawa lutein dan zeaxanthin yang ada di dalamnya. Kedua senyawa ini merupakan antioksidan kuat yang dapat melindungi mata dari kerusakan akibat paparan sinar UV berlebih dan radikal bebas. Lutein dan zeaxanthin juga terbukti dapat mencegah degenerasi makula (penyebab utama kebutaan pada orang tua) dan mengurangi risiko katarak.

7. Sumber Energi Alami dan Meningkatkan Stamina: Air rebusan jagung mengandung karbohidrat kompleks yang dapat memberikan energi secara bertahap dan berkelanjutan. Karbohidrat ini dipecah menjadi glukosa secara perlahan, sehingga menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi yang tahan lama. Air rebusan jagung juga mengandung vitamin B kompleks yang berperan penting dalam metabolisme energi dan meningkatkan stamina tubuh.

Cara Mendapatkan Manfaat Optimal dari Air Rebusan Jagung:

Untuk mendapatkan manfaat air rebusan jagung secara optimal, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Pilih jagung yang segar dan berkualitas baik.

2. Cuci jagung hingga benar-benar bersih untuk menghilangkan kotoran dan pestisida.

3. Rebus jagung dengan air secukupnya hingga empuk dan mengeluarkan nutrisinya.

4. Saring air rebusan jagung dan biarkan hingga dingin.

5. Minum air rebusan jagung secara teratur, misalnya setiap pagi atau sore hari.

Air rebusan jagung dapat dinikmati secara langsung atau ditambahkan ke dalam minuman lain, seperti teh atau jus. Anda juga dapat menggunakan air rebusan jagung sebagai bahan dasar sup atau kaldu.

Baca Juga:
Jakarta dalam Bayang-Bayang Gempa: Ancaman Sesar Aktif di Balik Padatnya Ibu Kota

Dengan mengetahui segudang manfaat kesehatan yang tersembunyi dalam air rebusan jagung, mari mulai sekarang jangan lagi membuang air berharga ini. Jadikan air rebusan jagung sebagai bagian dari gaya hidup sehat Anda dan rasakan manfaatnya bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respons Cepat Pemkab Serang, Sartini Warga Petir Dapat Bantuan dan Penanganan Medis

27 Januari 2026 - 12:15 WIB

Latihan Beban Bukan Sekadar Otot: Rahasia Tubuh Sehat dan Kuat bagi Wanita

2 Januari 2026 - 17:41 WIB

Deretan Makanan Kaya Vitamin B12 yang Penting untuk Energi, Saraf, dan Kesehatan Tubuh

1 Januari 2026 - 01:35 WIB

6 Latihan Upper Body Efektif untuk Membentuk Tubuh Kuat dan Proporsional

1 Januari 2026 - 01:26 WIB

Gaya Makan Sehat Milenial: Tren, Tips, dan Langkah Awal Menuju Hidup Lebih Fit

26 Desember 2025 - 19:55 WIB

8 Jenis Karbohidrat Tinggi Kalori yang Sebaiknya Dihindari Saat Diet

26 Desember 2025 - 19:32 WIB

Trending di Kesehatan