JAKARTA – Istilah western food atau makanan Barat tentu sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Mulai dari restoran cepat saji, kafe kekinian, hingga restoran mewah bintang lima, menu-menu seperti steak, pasta, burger, dan pizza mudah ditemukan di berbagai sudut kota. Namun, tahukah Anda apa sebenarnya yang dimaksud dengan western food? Mengapa makanan ini begitu populer dan digemari di seluruh dunia?
Secara sederhana, western food dapat diartikan sebagai makanan yang berasal dari negara-negara Barat, terutama Eropa dan Amerika. Makanan ini biasanya identik dengan penggunaan bahan-bahan seperti daging (sapi, ayam, babi), kentang, mentega, keju, susu, serta bumbu-bumbu yang sederhana namun kaya rasa.
Western food berkembang dari budaya kuliner negara-negara seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, Italia, hingga Jerman. Masing-masing negara membawa ciri khasnya sendiri yang kemudian memengaruhi perkembangan western food secara global. Misalnya, Italia terkenal dengan pasta dan pizza yang mendunia, AS dengan burger dan barbeque yang ikonik, serta Prancis dengan sajian dessert dan makanan berbahan dasar butter yang mewah.
Ciri Khas Western Food: Mengutamakan Rasa Alami dan Bumbu Sederhana
Salah satu ciri khas western food yang paling umum adalah mengutamakan rasa natural dari bahan makanan segar. Selain itu, western food juga identik dengan penggunaan bumbu-bumbu sederhana seperti garam, lada, serta berbagai jenis herbs aromatik seperti thyme, rosemary, dan oregano.
Berbeda dengan masakan Indonesia yang seringkali menggunakan konsep sharing dish atau prasmanan, western food biasanya disajikan per porsi dengan penataan yang rapi (plating). Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman bersantap yang lebih personal dan estetis bagi para pelanggan.
Perbedaan Western Food dan Masakan Indonesia: Dua Dunia yang Berbeda
Dalam pengolahannya, western food dan masakan Indonesia memiliki perbedaan yang cukup tajam. Secara umum, western food berfokus pada penggunaan daging, keju, butter, dan susu sebagai bahan utama. Teknik memasak yang sering digunakan antara lain grill, bake, dan roast dengan bumbu yang minimalis namun tetap memberikan cita rasa yang kuat.
Sementara itu, masakan Indonesia dikenal kaya akan rempah-rempah dan santan dengan teknik memasak yang lebih beragam seperti tumis, goreng, rebus, ungkep, dan bumbu yang kompleks dan berlimpah. Konsep sharing dish atau prasmanan juga menjadi ciri khas yang tak terpisahkan dari budaya kuliner Indonesia.
Varian Menu Western Food: Dari Hidangan Utama Hingga Dessert yang Menggoda
Western food memiliki varian menu yang sangat beragam, mulai dari hidangan utama (main course), hidangan pembuka (appetizer), hingga hidangan penutup (dessert) yang menggugah selera. Berikut adalah beberapa contoh menu western food yang populer di Indonesia:
– Main Course (Hidangan Utama)
Baca Juga:
Petani Babelan Teguhkan Produksi Sayuran Segar untuk Perkuat Rantai Pangan Daerah
– Steak: Potongan daging (sapi atau ayam) yang dimasak dengan cara dipanggang atau pan-fry dengan tingkat kematangan mulai dari rare, medium rare, medium, hingga well done. Biasanya disajikan dengan saus seperti saus jamur, black pepper, dan BBQ.
– Pasta: Makanan khas Italia yang terbuat dari adonan tepung gandum. Jenisnya sangat banyak, seperti spaghetti, fettuccine, dan penne dengan pilihan saus carbonara yang creamy, aglio olio yang ringan dan pedas, serta bolognese yang menjadi favorit banyak orang.
– Pizza: Roti berbentuk bulat pipih dengan berbagai topping, mulai dari keju mozzarella, saus tomat, pepperoni, jamur, hingga zaitun.
– Appetizer (Hidangan Pembuka)
– Sup: Biasanya ringan dan hangat. Dua jenis sup yang paling populer adalah cream soup (bertekstur creamy dan gurih) serta clear soup yang berkuah bening.
– Salad: Sayuran segar yang disajikan dengan dressing seperti Thousand Island, Caesar dressing, serta minyak zaitun dan lemon.
– Dessert (Hidangan Penutup)
– Cake: Kue dengan berbagai varian rasa dan tekstur, seperti cheesecake, brownies, dan tiramisu.
– Es Krim: Hidangan penutup yang dingin, manis, dan selalu berhasil membangkitkan suasana hati.
Western Food: Lebih dari Sekadar Makanan, tapi Juga Cerminan Budaya
Western food bukan hanya sekadar makanan yang berasal dari Barat, tetapi juga mencerminkan budaya kuliner yang praktis, modern, dan lebih mengutamakan cita rasa natural dari bahan makanan. Mulai dari steak, pasta, pizza, hingga burger, semua memiliki ciri khas yang membuatnya digemari di seluruh dunia.
Baca Juga:
Indonesia Mendunia! 2 Hotel Bali Masuk Daftar 50 Hotel Terbaik Dunia 2025
Dengan mengenal variasi western food, Anda akan lebih mudah memilih menu saat makan di kafe atau restoran, sekaligus menambah wawasan kuliner dan mendapatkan referensi baru jika ingin membuka bisnis kuliner. Jadi, tunggu apa lagi? Segera jelajahi dunia western food dan temukan hidangan favorit Anda!









