PROLOGMEDIA – Bayangkan sore yang lengang, ketika kamu ingin menikmati secangkir kopi creamy yang manis lembut tapi tetap punya karakter kopi — tanpa harus keluar rumah ke kafe. Dengan sedikit kreativitas dan bahan sederhana di dapur, kamu bisa membuat sendiri kopi susu butterscotch ala kafe yang tidak hanya lezat — tapi juga bisa disimpan sampai tiga hari di kulkas, siap disantap kapan saja.
Racikan ini tepat bagi kamu yang sering ingin menikmati kopi siap saji, tapi kadang malas repot setiap saat. Dengan stok di kulkas, tinggal tuang, aduk, tambahkan es — beres. Sensasi kopi susu creamy berpadu dengan aroma karamel khas butterscotch akan seperti membawa suasana cozy café ke rumahmu.
Persiapan Bahan & Alat
Sebelum mulai, pastikan kamu sudah menyiapkan bahan berikut: kopi bubuk (atau espresso jika tersedia), sirup butterscotch – bisa sirup siap pakai atau saus butterscotch, susu cair (full cream lebih ideal untuk tekstur creamy), dan air panas. Bila ingin versi dingin atau es, siapkan pula es batu. Untuk memberi kesan ala barista, kamu bisa tambahkan whipped cream dan saus butterscotch lebih banyak sebagai topping.
Langkah Membuat — Simpel Tapi Berkelas
1. Seduh kopi bubuk dengan air panas. Pastikan gula (atau susu kental manis, bila digunakan) larut dengan baik. Tuang air panas perlahan agar rasa kopi tetap seimbang. Lebih baik seduh saat kopi masih hangat agar butterscotch dan susu bisa menyatu sempurna.
2. Tambahkan sirup atau saus butterscotch ke dalam kopi yang sudah diseduh, kemudian aduk rata. Aroma karamel dan rasa “buttery” khas butterscotch akan segera muncul, memberi karakter berbeda dibanding kopi susu biasa.
3. Panaskan susu cair jika kamu membuat versi kopi panas — tapi kalau ingin versi dingin atau es kopi, langsung gunakan susu cair dingin. Menuangkan susu ke kopi dan butterscotch secara perlahan sambil diaduk lembut akan menghasilkan tekstur creamy seperti di kafe.
4. Untuk versi dingin: jika kamu ingin membuat es kopi butterscotch, masukkan es batu secukupnya setelah menuang susu, atau bisa juga didinginkan terlebih dahulu di kulkas. Tambahkan whipped cream dan mungkin drizzle saus butterscotch di atasnya untuk tampilan dan sensasi lebih menggoda.
Tips Menyimpan & Menikmati Kapan Saja
Salah satu kelebihan dari resep ini: kamu bisa membuat dalam jumlah lumayan banyak, simpan dalam wadah tertutup, lalu sayang sampai tiga hari di kulkas. Ini cocok banget kalau kamu ingin punya “stok kopi ala kafe” siap minum di pagi hari sebelum berangkat kerja, atau saat kamu butuh kopi penyemangat tanpa harus keluar rumah.
Baca Juga:
Telaga Ngebel: Surga Tersembunyi Ponorogo, Legenda & Keindahan Alam Menyatu!
Tapi perhatikan: karena kopi sudah dicampur dengan susu atau krimer, kesegaran dan rasa kopi akan lebih optimal bila dikonsumsi dalam waktu maksimal tiga hari. Selalu aduk sebelum diminum — terutama jika sudah disimpan — supaya rasa tetap merata dan tekstur tetap creamy.
Mengapa Butterscotch Coffee Bisa Jadi Favorit di Rumah
Mungkin kamu pernah mencoba kopi hitam atau es kopi susu biasa, tapi merasa ada yang kurang: kadang terlalu pahit, kadang terlalu ringan. Dengan butterscotch, kopi mendapatkan dimensi rasa baru — perpaduan kopi pekat, manis karamel lembut, dan susu creamy. Sensasi ini berbeda dari sirup vanilla atau hazelnut, karena aroma karamel-butternya memberikan kehangatan dan rasa dessert-like, tanpa membuat kopi kehilangan kekuatan rasa aslinya.
Kelebihan lain: kamu bisa menyesuaikan tingkat kemanisan sesuai selera. Mau manis legit seperti dessert? Tambahkan lebih banyak sirup butterscotch atau gula. Mau yang lebih seimbang agar rasa kopi tetap menonjol? Kurangi sirup, pertahankan susu dan kopi dalam porsi seimbang. Fleksibilitas ini membuat racikan cocok bagi pecinta kopi dengan berbagai preferensi — dari yang ingin rasa kopi kuat sampai yang ingin kopi manis creamy.
Variasi & Kreasi Tambahan
Buat versi “dalam-lemari”: siapkan batch kopi campur susu-butterscotch dalam botol atau jar kedap udara, simpan di kulkas, tinggal tuang dan tambahkan es saat ingin minum. Praktis!
Jika kamu punya mesin espresso atau strong brew, gunakan untuk hasil kopi lebih bold. Sirup butterscotch akan makin terasa menyatu dengan kopi pekat, memberi keseimbangan antara rasa kopi dan manis karamel.
Untuk tampilan ala kafe: tambahkan whipped cream dan drizzle butterscotch / saus karamel di atasnya. Bisa juga taburi sedikit garam laut sebelum whipped cream agar mendapatkan “salted butterscotch latte” versi rumahan — kombinasi manis, creamy, creamy-salted yang lagi digemari.
Kenikmatan Sederhana yang Bisa Kamu Andalkan
Dengan resep ini, kamu tidak hanya mendapatkan satu gelas kopi — tetapi persediaan kecil untuk beberapa hari ke depan. Bayangkan: di hari kerja yang sibuk, kamu tinggal buka kulkas, tuang, aduk, tambahkan es atau susu, dan voila — kopi ala kafe siap dinikmati tanpa antre, tanpa keluar rumah. Sensasi creamy, manis, serta aroma karamel yang hangat bisa membawa sedikit suasana santai ala weekend walau di tengah hari kerja.
Bagi yang suka eksplorasi rasa, butterscotch coffee juga memberi banyak ruang: kamu bisa kreasikan sendiri takaran, variasi susu (full cream, susu rendah lemak, susu nabati), atau topping sesuai mood. Dengan begitu, setiap cangkir bisa terasa berbeda — tapi selalu menghadirkan rasa familiar yang nyaman.
Intinya, kopi susu butterscotch ala kafe ini bukan sekadar minuman — melainkan pengalaman kecil: nyaman, praktis, manis-gurih, dan cocok menjadi teman santai kapan saja. Tidak perlu ke kafe, tidak perlu barista — cukup dengan kesederhanaan dapur rumah, kamu sudah bisa menikmati kopi “kafe-style” yang bisa kamu andalkan kapan pun kamu mau.
Baca Juga:
Kehidupan Masyarakat Adat Dayak Meratus: Identitas, Tradisi, dan Perjuangan Menjaga Tanah Leluhur
Selamat mencoba — semoga setiap tegukan membawa kehangatan dan kepuasan sederhana. ☕









