PROLOGMEDIA – Menaruh spons di dalam lemari es — terutama di laci buah dan sayuran — ternyata bukan sekadar kebiasaan aneh, melainkan trik rumah tangga cerdas yang bisa membantu menjaga kesegaran makanan lebih lama dan menjaga kebersihan kulkas. Ketika kita membeli buah atau sayuran, seringkali kita berharap bisa menyimpannya sampai seminggu atau lebih tanpa cepat layu. Namun kelembapan di dalam lemari es, terutama di laci tempat sayuran disimpan, bisa mempercepat kerusakan: embun menempel, jamur muncul, atau makanan menjadi lembap dan cepat busuk.
Trik ini memanfaatkan sifat spons sebagai penyerap lembapan. Saat Anda meletakkan spons baru — yang bersih dan benar-benar kering — di dalam laci buah/sayuran, spons akan menyerap kelebihan kelembapan di udara dan permukaan laci. Hasilnya: dinding laci tetap kering, kondensasi berkurang, dan buah-sayuran pun tidak terlalu cepat menyerap air dari udara. Dengan begitu, sayur-mayur dan buah lebih awet, tidak cepat layu, dan kemungkinan timbul jamur bisa ditekan.
Selain mengontrol kelembapan, spons juga dapat membantu mengurangi bau tidak sedap. Ketika buah atau sayuran mulai membusuk atau mengeluarkan gas, aroma dari zat-zat volatil bisa menyebar ke seluruh lemari es. Karena spons porous dan menyerap uap air, ia juga bisa menangkap molekul bau sebelum sempat menyebar luas. Dengan demikian, udara di dalam lemari es menjadi lebih segar — tanpa perlu semprotan pengharum kimia atau produk mahal.
Untuk membuat trik ini berhasil dengan baik, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Pertama, pilih spons yang benar-benar bersih, kering, dan belum pernah dipakai untuk mencuci piring atau permukaan berminyak. Hindari spons dengan lapisan kasar atau bahan kimia yang bisa tercampur dengan makanan.
Baca Juga:
Polres dan Dishub Serang Perkuat Pengawasan Truk Tambang di Jalur Cikande–Rangkasbitung
Kemudian, letakkan spons di dalam laci buah/sayuran — bisa di sudut atau di antara tumpukan buah — dan usahakan untuk memeriksanya setiap seminggu. Jika spons sudah menyerap terlalu banyak kelembapan, terasa lembap atau berbau, segera peras dan keringkan kembali atau ganti dengan spons baru. Ini penting supaya spons tidak justru menjadi sarang mikroba atau jamur.
Tapi perlu diingat bahwa trik spons ini bukan pengganti dari menjaga kebersihan kulkas secara menyeluruh. Meski spons bisa membantu menjaga kelembapan dan bau, tidak semua masalah bisa diatasi hanya dengan spons — misalnya, jika ada tumpahan makanan, sisa busuk, atau kondisi suhu yang tidak ideal. Untuk itu, Anda tetap perlu membersihkan laci dan rak kulkas secara rutin, membuang makanan yang sudah tidak layak, dan menjaga suhu kulkas agar sesuai rekomendasi.
Bukan hanya itu — trik ini juga memiliki nilai ekonomis dan ramah lingkungan. Daripada membeli produk penyerap kelembapan atau pengharum kulkas mahal, Anda bisa menggunakan spons sederhana yang murah dan mudah ditemukan. Bahkan spons bekas (asal sudah dibersihkan dengan baik dan bebas deterjen) bisa “dihidupkan kembali” untuk digunakan di kulkas, sehingga mengurangi sampah rumah tangga.
Meski sederhana, banyak orang melaporkan bahwa trik ini berhasil memperpanjang umur sayuran dan buah — terutama makanan yang mudah layu seperti selada, sayur daun, buah beri, dan tomat. Kesegaran, kerenyahan, dan tekstur alami makanan lebih lama terjaga. Beberapa bahkan mengatakan bahwa dengan trik spons di kulkas, mereka bisa mengurangi limbah makanan di rumah secara signifikan.
Baca Juga:
Land Cruiser FJ: SUV Tangguh Harga Lebih Murah! Spesifikasi dan Fiturnya!
Intinya: menaruh spons di dalam lemari es — khususnya di laci buah dan sayuran — adalah trik rumah tangga sederhana, hemat biaya, dan efektif. Dengan spons yang tepat dan perawatan rutin, Anda bisa membantu menjaga makanan tetap segar lebih lama, mengurangi kelembapan dan bau, serta mengurangi jumlah makanan yang terbuang sia-sia. Jika Anda tertarik, saya bisa tuliskan cara praktis untuk menerapkan trik ini di rumah Anda.









