PROLOGMEDIA – Sebuah sepeda motor ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area TPU Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Motor itu, yang tampak “nangkring” di sudut pemakaman, sudah dipreteli — ban, knalpot, dan sejumlah bagiannya hilang. Dugaan awal: motor tersebut merupakan hasil curian.
Pagi itu, sekira pukul 10.00 WIB, seorang saksi yang tengah berkeliling area TPU Jombang melihat keberadaan motor dalam kondisi rusak. Merasa curiga, saksi melaporkan temuan itu ke pihak berwenang. Tak butuh waktu lama, petugas Polsek Ciputat Timur bersama Bhabinkamtibmas setempat dan tim Unit Reserse Kriminal mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan TKP.
Setibanya di lokasi, polisi menemui saksi dan memperoleh keterangan bahwa memang motor tersebut sudah rusak sejak ditemukan — bukan hasil tabrakan atau kecelakaan, melainkan dalam kondisi ‘dipreteli’. Anehnya, meski sudah diperiksa, tidak ada satu pun warga sekitar yang mengaku sebagai pemilik sepeda motor itu. Kondisi motor dan tidak adanya pemilik yang mengaku membuat dugaan pencurian makin kuat.
Setelah itu, motor diamankan dan dibawa ke markas Polsek Ciputat Timur untuk diproses lebih lanjut. Hingga saat ini, polisi belum bisa memastikan dari mana motor berasal, siapa pemiliknya, dan siapa pelaku pencurian — penyelidikan masih terus berlangsung.
—
Kejadian ini kembali menegaskan kerawanan di kawasan Tangsel terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor, khususnya modus pencurian dan pembongkaran motor untuk dijual per‑part. Sepanjang 2025, beberapa kasus pencurian motor di wilayah Ciputat dan Tangsel berhasil diungkap oleh polisi — termasuk penangkapan pelaku yang telah beraksi berulang kali.
Beberapa kasus menampilkan pola serupa: pelaku beraksi diam‑diam, sering menggunakan kunci T palsu untuk membuka kunci motor. Kadang, aksi gagal karena alarm, CCTV, atau respons warga. Namun ketika berhasil, motor langsung dibongkar — spare‑part dijual terpisah, sehingga pelacakan menjadi sulit.
Baca Juga:
Pelajar Cilegon Ukir Prestasi! Lolos ke Ajang Karate Internasional Amsterdam
Para warga pun mengaku khawatir. Dalam forum diskusi daring, seseorang berbagi pengalaman kehilangan motor:
> “Motor gw di maling orang … Gembok cakram aja dibobol. Malingnya bisa bongkar semua part.”
Saran dari komunitas yang sempat muncul: pasang kunci tambahan, gembok cakram, posisikan stang ke kanan agar susah dijebol dengan kunci T, dan bila memungkinkan — parkir di area aman atau dalam rumah.
—
Sekarang, masyarakat di Ciputat dan sekitarnya diingatkan untuk lebih waspada. Situasi ini bukan sekadar kehilangan motor, tapi juga potensi jaringan pencurian dan penjualan spare‑part curian yang sulit dilacak. Warga diimbau untuk melaporkan ke polisi jika melihat motor tak bertuan, motor rusak terbengkalai, atau aktivitas mencurigakan lain — barang siapa tahu itu petunjuk untuk mengungkap sindikat curanmor.
Baca Juga:
7 Desa Wisata di Sleman, Liburan Keluarga Seru di Pedesaan
Polisi diharapkan memperketat patroli di lokasi rawan, memperbanyak koordinasi dengan warga, dan segera menindak setiap laporan. Sementara itu, warga bisa memperkuat keamanan pribadi dengan tindakan preventif simpel — agar sepeda motornya tetap utuh, dan tidak menjadi konsumsi pasar gelap spare‑part curian.









