SERANG – Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Banten kini merambah dunia pendidikan dengan meluncurkan program inovatif bernama PKK Mengajar. Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah daerah dalam upaya membentuk generasi muda Banten yang cerdas, sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyampaikan bahwa PKK Mengajar adalah sebuah ikhtiar untuk mempercepat pelayanan masyarakat di bidang pendidikan. Program ini dirancang untuk memperkuat peran keluarga dan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai luhur dan membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan dengan tantangan zaman.
“PKK Mengajar adalah wujud komitmen kami untuk menjadikan generasi muda Banten sebagai generasi yang berdaya. Ini adalah bagian dari upaya percepatan pelayanan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan,” ujar Tinawati dalam acara sosialisasi program yang dihadiri oleh para kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik dari jenjang SMA, SMK, dan SKh se-Provinsi Banten.
PKK Mengajar bukan sekadar program tambahan di sekolah. Lebih dari itu, program ini merupakan sebuah gerakan kolaboratif yang melibatkan kader PKK sebagai fasilitator pembelajaran di sekolah. Dengan metode interaktif seperti diskusi, praktik langsung, dan permainan edukatif, kader PKK akan berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dalam lima aspek penting kehidupan keluarga: pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi kreatif, dan ketahanan keluarga.
Salah satu tujuan utama PKK Mengajar adalah mencetak digital ambassador di setiap keluarga. Generasi muda yang paham teknologi, peduli lingkungan, sadar gizi, berjiwa wirausaha, dan berpegang pada nilai budaya bangsa adalah aset berharga bagi kemajuan Banten di masa depan.
Melalui pendekatan edukatif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, siswa didorong untuk mengenali potensi diri, memahami peran keluarga, serta membangun kesadaran terhadap tanggung jawab sosial di lingkungan sekitar.
Tinawati menjelaskan bahwa PKK selama ini dikenal sebagai wadah pemberdayaan keluarga yang berperan langsung dalam pembangunan masyarakat. Melalui program baru ini, PKK memperluas ruang gerak ke lingkungan sekolah dengan pendekatan edukatif, kreatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda.
“Kami ingin menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan relevan bagi siswa. Kami ingin mereka tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, peduli terhadap lingkungan, dan memiliki keterampilan yang dapat mereka gunakan untuk meraih kesuksesan di masa depan,” jelas Tinawati.
Program PKK Mengajar sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sekaligus mendukung kebijakan nasional dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program ini akan diisi dengan materi pembelajaran praktis dari masing-masing kelompok kerja (pokja) PKK, seperti pola asuh anak dan remaja, kewirausahaan, pengelolaan lingkungan, gizi, kesehatan reproduksi, serta pembentukan karakter positif.
Baca Juga:
Lampung: Surga Tersembunyi Sumatera, Menggali Potensi Pariwisata untuk Ekonomi Daerah
Tinawati menekankan pentingnya dukungan dari tenaga pendidik dan kepala sekolah agar kegiatan dapat berjalan optimal. Ia menyadari bahwa guru dan kepala sekolah adalah pilar utama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, sinergi antara PKK dan dunia pendidikan menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Kami memerlukan dukungan dari para kepala sekolah dan guru. Meski PKK bukan bagian dari pembuat kebijakan, kami berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk percepatan pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ungkapnya.
Tinawati berharap sinergi yang baik antara tenaga pendidik dan PKK dapat terus terjalin. Ia juga berharap program ini dapat berkelanjutan dan diterapkan ke seluruh kabupaten dan kota di Banten.
“Kami ingin PKK Mengajar menjadi gerakan yang menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi generasi muda Banten. Kami ingin melihat anak-anak Banten tumbuh menjadi individu yang cerdas, sehat, berkarakter, dan berdaya saing,” harap Tinawati.
Program PKK Mengajar saat ini memasuki tahap sosialisasi kepada tenaga pendidik. Sebelumnya, kegiatan sudah dimulai dengan pelatihan kader PKK bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten pada bulan lalu. Rencananya, pelaksanaan perdana program ini akan dilakukan di dua sekolah di Kota Serang sebagai proyek percontohan sebelum diperluas ke seluruh wilayah Banten.
Tinawati berharap keberadaan PKK Mengajar dapat menjadi pemicu semangat baru dalam membangun kesadaran pendidikan keluarga serta menekan berbagai permasalahan sosial di masyarakat.
Ia percaya bahwa dengan membangun generasi muda yang berkarakter dan berdaya, Banten sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik.
“Bagian ini harus menjadi pemicu bagi Banten untuk keluar dari berbagai masalah sosial. Dengan membangun generasi muda yang berkarakter dan berdaya, kita sedang menyiapkan masa depan Banten yang lebih baik,” tutup Tinawati dengan penuh optimisme.
Baca Juga:
Jangan Asal Jalan! Ini Cara Jalan Kaki yang Bikin Jantung Sehat









