JAKARTA – Setelah terpisah dari Kabupaten Ciamis dan membentuk wilayah administratif sendiri pada tahun 2012, pariwisata Pangandaran menunjukkan perkembangan yang signifikan. Daya tarik Pangandaran tidak hanya terbatas pada keindahan pantainya, tetapi juga mencakup beragam objek wisata menarik lainnya, seperti body rafting atau arung jeram sungai yang memacu adrenalin, pemandangan alam yang mempesona, pegunungan yang menantang untuk dijelajahi, goa-goa yang menyimpan misteri, kekayaan budaya lokal yang unik, serta berbagai objek wisata lain yang sayang untuk dilewatkan.
Menurut data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terdapat sekitar 170 objek wisata yang tersebar di seluruh wilayah Pangandaran. Objek wisata tersebut terdiri dari 15 objek wisata buatan yang menawarkan berbagai aktivitas rekreasi modern, 27 objek wisata budaya yang memperkenalkan kekayaan tradisi dan seni lokal, serta 128 objek wisata alam yang memamerkan keindahan bentang alam Pangandaran yang beragam.
Selain memiliki beragam objek wisata yang menarik, Pangandaran juga didukung oleh fasilitas akomodasi yang lengkap, mulai dari hotel-hotel mewah hingga penginapan sederhana yang ramah di kantong. Kelezatan kuliner Pangandaran juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mencicipi hidangan laut segar dan masakan khas Sunda yang menggugah selera. Dengan kombinasi antara objek wisata yang menarik, akomodasi yang lengkap, dan kuliner yang lezat, Pangandaran menjadi destinasi yang ideal bagi wisatawan dari berbagai kota besar, seperti Bandung dan Jakarta.
Dalam waktu dekat, pariwisata Pangandaran diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan yang signifikan, terutama dari kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta. Prospek cerah ini didorong oleh penetapan Tol Getaci sebagai salah satu proyek strategis nasional (PSN) 2025 oleh pemerintah pusat. Proyek infrastruktur ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta dan Bandung ke Pangandaran secara signifikan, sehingga semakin menarik minat wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata ini.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan bahwa proyek jalan Tol Getaci akan kembali dilelang dan mulai dibangun pada tahun 2026. Pemerintah menargetkan bahwa tol ini akan beroperasi penuh pada tahun 2029.
Baca Juga:
Catat! Libur Nasional & Cuti Bersama 2026 Resmi Diumumkan, Ada 5 Hari untuk Lebaran!
Meskipun mengakui adanya sejumlah kendala, terutama terkait dengan proses pembebasan lahan, Dody Hanggodo menegaskan bahwa proyek Tol Getaci tetap berjalan sesuai rencana dan tidak akan mangkrak.
Kehadiran Tol Getaci akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi sektor pariwisata Pangandaran. Dengan adanya tol ini, waktu tempuh perjalanan dari Jakarta ke Pangandaran dan dari Bandung ke Pangandaran dapat dipersingkat secara drastis. Selama ini, waktu tempuh perjalanan ke Pangandaran seringkali menjadi keluhan utama para wisatawan.
Perjalanan dari Jakarta ke Pangandaran yang berjarak sekitar 300 km biasanya memakan waktu sekitar 8-9 jam. Sementara itu, perjalanan dari Bandung ke Pangandaran yang berjarak sekitar 170 km membutuhkan waktu sekitar 6-7 jam.
Waktu tempuh perjalanan yang lama ini disebabkan oleh kondisi jalan yang berkelok-kelok dan seringkali macet, terutama di jalur jalan nasional yang melewati Garut atau Malangbong. Beberapa titik kemacetan parah yang seringkali menghambat perjalanan wisatawan antara lain Cileunyi, Nagreg, Kadungora, Leles, Limbangan, dan Gentong. Dengan adanya Tol Getaci, diharapkan masalah kemacetan ini dapat teratasi, sehingga waktu tempuh perjalanan dapat dipersingkat secara signifikan.
Berdasarkan undang-undang lalu lintas, batas kecepatan berkendara di jalan tol adalah minimal 60 km per jam dan maksimal 100 km per jam. Jika diasumsikan kecepatan rata-rata adalah 90 km per jam, maka perjalanan dari Jakarta ke Pangandaran yang berjarak sekitar 330 km dapat ditempuh dalam waktu sekitar 4 jam. Sementara itu, perjalanan dari Bandung ke Pangandaran yang berjarak sekitar 170 km dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam.
Baca Juga:
Rahasia Membuat Lontong Daun Pisang yang Kenyal, Lezat, dan Tahan Lama
Dengan mempersingkat waktu tempuh perjalanan, Tol Getaci akan semakin menarik minat warga Jakarta dan Bandung untuk mengunjungi Pangandaran. Warga Bandung bahkan dapat melakukan perjalanan pulang-pergi ke Pangandaran dalam sehari.









