Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 14 Des 2025 12:01 WIB

Tren Exercise Snack: Camilan Gerak Singkat untuk Tetap Sehat di Tengah Kesibukan


 Tren Exercise Snack: Camilan Gerak Singkat untuk Tetap Sehat di Tengah Kesibukan Perbesar

  • PROLOGMEDIA – Belakangan ini, sebuah tren kebugaran baru menarik perhatian netizen di berbagai platform media sosial. Trennya dikenal dengan istilah exercise snack — sebuah pendekatan olahraga yang unik dan fleksibel yang digadang-gadang mampu membantu orang-orang yang sibuk tetap bergerak lebih banyak setiap harinya tanpa harus menghabiskan waktu berjam‑jam di gym atau mengikuti rutinitas olahraga panjang yang sering dianggap menakutkan atau tidak realistis bagi sebagian besar orang.

Apa Itu Exercise Snack?

Bayangkan Anda tidak punya waktu untuk pergi ke gym, atau berpikir olahraga berat selama satu jam tampak terlalu berat di sela jadwal harian yang padat. Exercise snack menawarkan alternatif yang berbeda: memecah aktivitas fisik menjadi potongan‑potongan kecil — seperti “camilan” gerak — yang bisa dilakukan di sela kegiatan rutin sehari‑hari. Ini bisa berupa sekadar beberapa menit push‑up di pagi hari, beberapa lompatan ringan sebelum mandi, atau beberapa kali berjalan cepat di sekitar rumah ketika sedang menunggu sesuatu berjalan. Intinya bukan durasi panjang, tetapi intensitas gerakan yang sengaja dilakukan dalam jeda‑jeda waktu di sepanjang hari.

Para pengguna media sosial yang mencoba exercise snack pun membagikan pengalaman mereka. Ada yang mulai membagi latihan sederhana seperti push‑up menjadi beberapa sesi kecil sepanjang hari. Seorang warganet menulis bahwa ia mencoba melakukan 100 kali push‑up setiap hari, dibagi dalam beberapa set kecil, setelah menjalankan ibadah harian. Cara seperti ini dianggap lebih mudah diingat dan dilakukan daripada latihan panjang sekaligus yang membutuhkan persiapan mental besar. Ini lantas membuat topik ini viral, terutama di kalangan mereka yang punya aktivitas padat tetapi tetap ingin menjaga kebugaran tubuh.

Sudut Pandang Pakar: Lebih Baik daripada Tidak Bergerak Sama Sekali

Tidak sedikit dari kita yang merasa bersalah karena terlalu sering duduk sepanjang hari — entah di depan komputer, menunggu dalam antrian panjang, atau saat menikmati waktu santai di rumah. Spesialis olahraga menyambut baik tren exercise snack sebagai suatu inovasi yang layak dicoba, terutama bagi mereka yang sulit memulai olahraga intens secara konsisten.

Menurut seorang spesialis olahraga yang diwawancarai, konsep ini jelas lebih baik dibandingkan dengan gaya hidup sedentary atau duduk sepanjang hari tanpa henti. Walaupun durasi setiap sesi sangat singkat, memberikan tubuh rangsangan aktivitas meskipun dalam porsi kecil bisa membantu mempertahankan tingkat kebugaran dasar, meningkatkan energi harian, serta membuat pekerjaan dan aktivitas sehari‑hari terasa lebih ringan. Ide ini sebenarnya sejalan dengan sejumlah penelitian kesehatan yang menunjukkan bahwa gerakan singkat yang rutin selama sehari penuh dapat membawa perubahan fisiologis pada tubuh — misalnya peningkatan aliran darah, perbaikan metabolisme otot, serta dorongan pada sistem kardiovaskular yang sering tertunda karena terlalu lama duduk.

Pakar tersebut menekankan bahwa exercise snack bukanlah sesuatu yang menyaingi latihan intensif atau program olahraga berat. Jika seseorang punya tujuan tertentu seperti mengikuti lomba lari atau meningkatkan performa atletik, maka pendekatan ini jelas tidak mencukupi. Sesi latihan terfokus dengan durasi dan intensitas yang lebih tinggi tetap diperlukan dalam konteks tersebut. Namun, untuk meningkatkan kebugaran sehari‑hari, mengurangi rasa lelah, serta menjaga tubuh tetap aktif, exercise snack adalah strategi yang pantas dicoba.

Manfaat Ilmiah dari Latihan Singkat

Baca Juga:
Indonesia Tinggalkan Batu Bara? Produksi Diprediksi Menyusut Tajam!

Sejauh ini, penelitian kesehatan telah mulai mengevaluasi efek pendekatan ini secara ilmiah. Salah satu studi terkontemporer menunjukkan bahwa exercise snacks — yang didefinisikan sebagai aktivitas fisik singkat dengan intensitas cukup tinggi selama kurang dari lima menit — dapat berkontribusi terhadap peningkatan kebugaran jantung dan kekuatan otot relatif terhadap tidak melakukan latihan sama sekali. Dalam beberapa penelitian, durasi singkat ini dilakukan setidaknya dua kali sehari dalam kurun waktu beberapa minggu, dan hasilnya menunjukkan perubahan positif pada beberapa indikator kesehatan, termasuk kapasitas paru‑paru serta kemampuan tubuh menyuplai oksigen ke otot‑otot.

Keuntungan lain dari pendekatan ini adalah adherence atau kepatuhan yang tinggi. Banyak peserta studi merasa lebih mudah mengikuti program yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit tetapi dilakukan berkali‑kali, dibandingkan dengan program konvensional yang menuntut sesi panjang dan struktur latihan yang kaku. Tingginya tingkat keterlibatan ini menjadi salah satu alasan mengapa exercise snack dianggap sebagai strategi efektif untuk melawan gaya hidup pasif yang makin dominan di era modern.

Melibatkan Semua Kalangan

Salah satu keuntungan paling mencolok dari tren ini adalah fleksibilitasnya: hampir semua orang bisa menyesuaikan gerakan dengan kondisi tubuhnya masing‑masing. Bagi kaum muda yang masih memiliki energi lebih, variasi gerakan yang dipilih bisa lebih dinamis seperti squat, jumping jacks, atau plank cepat yang menantang. Sementara bagi orang yang lebih tua atau yang punya keterbatasan fisik tertentu, pilihan gerakan bisa dipilih yang lebih sederhana seperti berjalan cepat di dalam rumah, gerakan peregangan, atau lunge ringan. Ide dasarnya adalah memicu aktivitas otot secara teratur — tidak peduli seberapa sedikit durasinya.

Lebih dari itu, pendekatan ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pintu masuk untuk gaya hidup yang lebih sehat secara keseluruhan. Banyak yang memulai dengan exercise snack akhirnya terdorong untuk meningkatkan volume latihan mereka atau bahkan mencoba jenis olahraga baru, seperti yoga, bersepeda, atau jogging di akhir pekan. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan kecil yang konsisten kadang bisa menjadi awal dari transformasi gaya hidup yang lebih besar.

Catatan Penting: Konsistensi Tetap Kunci

Meskipun exercise snack menawarkan cara yang fleksibel dan mudah untuk menjaga tubuh tetap aktif, para ahli tetap menekankan bahwa konsistensi adalah kunci utama. Latihan singkat yang dilakukan sekali dua kali saja tidak akan memberikan dampak signifikan jika tidak dilakukan secara rutin. Sama seperti halnya konsumsi camilan, manfaatnya baru terasa ketika aktivitas tersebut dilakukan secara berkala dan menjadi bagian dari rutinitas harian, bukannya sekadar satu kali percobaan.

Baca Juga:
Kapolres Serang ‘Ngariung’: Iman, Aman, dan Jagung yang Menghijau!

Selain itu, pendekatan ini tidak menggantikan kebutuhan akan latihan yang lebih terstruktur dan komprehensif bagi mereka yang ingin mencapai tujuan tertentu seperti peningkatan performa atletik, pembentukan otot, atau penurunan berat badan yang terukur. Exercise snack hanyalah salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap bergerak bagi mereka yang merasa kesulitan memulai atau melanjutkan rutinitas olahraga yang panjang.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respons Cepat Pemkab Serang, Sartini Warga Petir Dapat Bantuan dan Penanganan Medis

27 Januari 2026 - 12:15 WIB

Latihan Beban Bukan Sekadar Otot: Rahasia Tubuh Sehat dan Kuat bagi Wanita

2 Januari 2026 - 17:41 WIB

Deretan Makanan Kaya Vitamin B12 yang Penting untuk Energi, Saraf, dan Kesehatan Tubuh

1 Januari 2026 - 01:35 WIB

6 Latihan Upper Body Efektif untuk Membentuk Tubuh Kuat dan Proporsional

1 Januari 2026 - 01:26 WIB

Gaya Makan Sehat Milenial: Tren, Tips, dan Langkah Awal Menuju Hidup Lebih Fit

26 Desember 2025 - 19:55 WIB

8 Jenis Karbohidrat Tinggi Kalori yang Sebaiknya Dihindari Saat Diet

26 Desember 2025 - 19:32 WIB

Trending di Kesehatan