Menu

Mode Gelap

Wisata · 11 Nov 2025 20:59 WIB

WNA Jadi Pemandu Wisata Ilegal di Thailand: Warga Lokal Geram, Pemerintah Harus Bertindak!


 WNA Jadi Pemandu Wisata Ilegal di Thailand: Warga Lokal Geram, Pemerintah Harus Bertindak! Perbesar

JAKARTA – Sebuah video viral di media sosial telah memicu kemarahan warga Thailand dan anggota parlemen. Video tersebut menunjukkan seorang wanita yang diduga warga negara asing (WNA) menawarkan jasa pemandu wisata dan paket wisata kepada para turis di sebuah pantai di Thailand. Praktik ilegal ini dinilai merugikan warga lokal yang berprofesi sebagai pemandu wisata resmi dan melanggar undang-undang yang berlaku di Negeri Gajah Putih.

Video tersebut pertama kali dibagikan oleh Chalermpong Saengdee, seorang anggota parlemen dari Partai Rakyat, di halaman Facebook-nya pada Jumat (7/11/2025). Dalam video tersebut, terlihat seorang wanita mendekati dua pengunjung pantai, berbicara dengan mereka, dan menunjukkan sesuatu di ponselnya.

Chalermpong menjelaskan bahwa video tersebut dikirim kepadanya oleh seorang warga yang menduga wanita tersebut bekerja secara ilegal sebagai pemandu wisata dan mencoba menjual paket wisata kepada para wisatawan.

Profesi Pemandu Wisata: Hanya untuk Warga Thailand

Chalermpong menekankan bahwa profesi pemandu wisata hanya diperuntukkan bagi warga negara Thailand dan mendesak otoritas terkait untuk mengambil tindakan tegas terhadap praktik ilegal ini. Ia menegaskan bahwa pemandu wisata adalah pekerjaan yang harus dilindungi secara ketat untuk warga negara Thailand.

Undang-undang di Thailand memang secara tegas melarang WNA untuk bekerja sebagai pemandu wisata. Profesi ini dianggap sebagai salah satu pekerjaan yang dilindungi dan hanya boleh dilakukan oleh warga negara Thailand yang memiliki lisensi resmi.

Tujuannya adalah untuk melindungi lapangan kerja bagi warga lokal dan memastikan kualitas layanan pariwisata yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Kegeraman Warga Lokal: Pelanggaran Undang-Undang yang Terabaikan

Unggahan Chalermpong di Facebook mendapat respons yang luas dari warga Thailand, terutama dari mereka yang berdomisili di Phuket, salah satu destinasi wisata populer di Thailand. Banyak dari mereka yang mengungkapkan kekecewaan dan kemarahan atas praktik ilegal WNA yang menjadi pemandu wisata.

Warga Phuket curhat di kolom komentar dan mengatakan bahwa orang asing telah lama melanggar undang-undang yang membatasi pekerjaan tertentu hanya untuk warga negara Thailand.

Mereka mengklaim bahwa wanita dalam video tersebut bukan orang pertama yang bekerja secara ilegal sebagai pemandu wisata. Bahkan, warga menjadi terbiasa dengan munculnya orang asing menjadi pemandu di berbagai tempat wisata.

Beberapa komentator mengaku telah melihat orang asing secara terbuka bekerja di berbagai profesi di Phuket yang seharusnya hanya boleh dilakukan oleh warga negara Thailand. Mereka pun menilai pihak berwenang terkesan menutup mata akan kondisi tersebut.

Kebijakan Bebas Visa: Kritik dan Kekhawatiran

Baca Juga:
5 Ruas Tol Dibuka Gratis Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026

Beberapa netizen juga mengkritik kebijakan bebas visa yang diterapkan oleh pemerintah Thailand. Mereka berpendapat bahwa kebijakan tersebut justru lebih menarik orang asing yang mencari pekerjaan ilegal daripada turis sungguhan. Mereka khawatir bahwa kebijakan bebas visa akan semakin memperburuk kondisi persaingan di sektor pariwisata dan merugikan warga lokal.

Kebijakan bebas visa memang menjadi isu yang kontroversial di Thailand. Di satu sisi, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan asing yang datang ke Thailand dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian. Namun, di sisi lain, kebijakan ini juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan oleh WNA yang mencari pekerjaan ilegal.

Tindakan Hukum: Menunggu Ketegasan Pemerintah

Meskipun wajah wanita dalam video tersebut terlihat jelas, hingga saat ini belum ada informasi mengenai tindakan hukum yang telah diambil terhadapnya. Warga Thailand berharap pemerintah akan bertindak tegas dan memberikan sanksi yang setimpal kepada WNA tersebut agar memberikan efek jera dan mencegah praktik serupa terulang kembali.

Pemerintah Thailand sendiri telah berjanji untuk menindaklanjuti kasus ini dan meningkatkan pengawasan terhadap praktik ilegal WNA yang bekerja sebagai pemandu wisata. Otoritas terkait akan melakukan inspeksi mendadak di berbagai tempat wisata dan menindak tegas WNA yang terbukti melanggar undang-undang.

Dampak Negatif: Merugikan Pemandu Wisata Lokal dan Kualitas Pariwisata

Praktik ilegal WNA yang menjadi pemandu wisata memiliki dampak negatif yang signifikan bagi sektor pariwisata Thailand. Pertama, praktik ini merugikan pemandu wisata lokal yang telah berinvestasi dalam pendidikan dan pelatihan untuk mendapatkan lisensi resmi. WNA yang bekerja secara ilegal seringkali menawarkan harga yang lebih murah, sehingga mengurangi pendapatan pemandu wisata lokal.

Kedua, praktik ini dapat menurunkan kualitas layanan pariwisata. WNA yang tidak memiliki lisensi resmi mungkin tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang sejarah, budaya, dan atraksi wisata di Thailand. Akibatnya, informasi yang mereka berikan kepada wisatawan mungkin tidak akurat atau tidak lengkap.

Ketiga, praktik ini dapat merusak citra pariwisata Thailand. Wisatawan yang mendapatkan pengalaman buruk karena menggunakan jasa pemandu wisata ilegal mungkin akan memberikan ulasan negatif dan merekomendasikan orang lain untuk tidak mengunjungi Thailand.

Perlindungan Pemandu Wisata Lokal: Investasi untuk Pariwisata Berkelanjutan

Pemerintah Thailand perlu mengambil langkah-langkah yang lebih konkret untuk melindungi pemandu wisata lokal dan memastikan keberlanjutan sektor pariwisata. Selain meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum, pemerintah juga perlu memberikan dukungan kepada pemandu wisata lokal dalam bentuk pelatihan, promosi, dan akses ke sumber daya.

Pemandu wisata lokal adalah aset penting bagi sektor pariwisata. Mereka memiliki pengetahuan yang mendalam tentang budaya dan sejarah Thailand, serta kemampuan untuk memberikan pengalaman yang unik dan berkesan kepada wisatawan. Dengan melindungi dan memberdayakan pemandu wisata lokal, Thailand dapat meningkatkan kualitas layanan pariwisata dan menarik lebih banyak wisatawan berkualitas.

Baca Juga:
Kolaborasi Kopi Unik: Rasa Enak, Bumi Selamat!

Kisah tentang WNA yang menjadi pemandu wisata ilegal di Thailand ini adalah pengingat penting tentang perlunya perlindungan terhadap tenaga kerja lokal dan penegakan hukum yang tegas. Pemerintah Thailand perlu bertindak cepat dan efektif untuk mengatasi masalah ini agar sektor pariwisata dapat terus berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Thailand.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dorong Ekonomi Desa, Ratu Zakiyah Jadikan BUMDes Cibojong Model Pertanian Modern

12 Februari 2026 - 08:35 WIB

Suasana Berbeda di Palabuhanratu, Tahun Baru 2026 Tanpa Lautan Manusia

2 Januari 2026 - 10:29 WIB

7 Pulau Terindah di Asia 2025 yang Jadi Destinasi Impian Wisatawan Dunia

1 Januari 2026 - 01:38 WIB

Jelang Tahun Baru 2026, Bupati Serang dan Mendes PDT Tinjau Kesiapan Wisata Pantai Anyer–Cinangka

31 Desember 2025 - 20:10 WIB

Libur Nataru Aman, Polres Way Kanan Gelar Patroli di Objek Wisata

27 Desember 2025 - 12:16 WIB

Liburan Seru ke Pulau Dolphin: Paket Open Trip dari Pulau Harapan di Kepulauan Seribu

26 Desember 2025 - 19:59 WIB

Trending di Wisata